Ini Yang Dilakukan Subdenpom Atambua Terhadap Prajurit TNI

kegiatan Gaktib dibutuhkan untuk menciptakan sinergitas dan soliditas dalam mencegah terjadinya pelanggaran anggota TNI.

Ini Yang Dilakukan Subdenpom Atambua Terhadap Prajurit TNI
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Sudenpom IX/1-3 Atambua melaksanakan kegiatan Penegakan Tata Tertib (Gaktib) dalam satuan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Selasa (9/4/2019). 

Ini Yang Dilakukan Subdenpom Atambua Terhadap Prajurit TNI

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Sudenpom IX/1-3 Atambua melaksanakan kegiatan Penegakan Tata Tertib (Gaktib) dalam satuan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh, Selasa (9/4/2019).

Dalam Penegakan Tata Tertib ini, Provost Subdenpom Atambua memeriksa Kartu Tanda Anggota (KTA) dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan seperti, SIM Umum, SIM TNI, Surat ijin keluar Anggota, Pemeriksaan STNK kendaraan, serta kelengkapan kendaraan dinas dan kelayakan kendaraan dinas.

Kegiatan Gaktib ini menindaklanjuti surat pengajuan dari Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo S.I.P kepada Dandenpom Kupang untuk melaksanakan kegiatan Gaktib di satuan Satgas Yonif Raider 408/Sbh.

Dansatgas Yonif Raider 408/Sbh, Mayor (Inf) Joni Eko Prasetyo kepada Pos Kupang.Com mengatakan,
ketaatan hukum, disiplin dan tata tertib adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh seorang prajurit.

Dengan membentuk prajurit yang taat kepada hukum dan mempunyai disiplin yang tinggi akan mempermudah satuan tersebut dalam melaksanakan tugas pokoknya.

Swiss-Belinn Kristal Promo 45 Persen Untuk Perempuan Selama Bulan April, Ini Ketentuannya

Sekda NTT Minta CPNSD Jaga Sikap dan Perilaku yang Baik

Logistik Pemilu Didroping Pertama ke Enam Kecamatan di Malaka. Ini Nama-nama Kecamatannya.

Untuk itu, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh menggandeng Sudenpom IX/1-3 Atambua untuk melaksanakan kegiatan Penegakan Tata Tertib (Gaktib). Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum prajurit TNI di lingkungan Satgas Yonif Raider 408/Sbh.

Menurut Joni Eko, kegiatan Gaktib dibutuhkan untuk menciptakan sinergitas dan soliditas dalam mencegah terjadinya pelanggaran anggota TNI.

"Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kita lebih baik mengambil tindakan prefentif sehingga dapat meminimalisir bahkan dapat menghindari pelanggaran anggota dari pada kita baru menggambil langkah setelah kejadian. Ini langkah yang baik yang harus kita lestarikan sehingga kita dalam pelaksanaam satgas bisa berjalan dengan lancar," tegas Joni Eko.

Dansubdenpom IX/1-3 Atambua Kapten Cpm Anggora mengatakan, kegiatan Gaktib ini baru pertama kali dilakukan dalam lingkungan Satgas. Hal ini menjadi suatu kehormatan bagi Subdenpom.

Kronologi Siswi SMP di Pontianak Dikeroyok, Pelaku 12 Murid hingga Mucul Petisi #JusticeForAudrey

BERITA POPULER: Jungkook BTS Pura-pura Menangis, Transgender Pria Hamil & Prabowo Tegur Pendukungnya

"Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di lingkungan Satgas. Ini suatu kehormatan bagi kami karena sudah mendapat kepercayaan untuk melaksanakan ops Gaktib dalam satuan," ungkap Anggora.

Kegiatan Gaktib ini dipimpin langsung Dansubdenpom IX/1-3 Atambua Kapten Cpm Anggoro, didampingi Komandan Satgas Yonif Raider 408/Sbh Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P. Hadir saat itu enam orang anggota Subdenpom IX/1-3 Atambua. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved