Nelayan Asal Sape Yang Hilang Saat Pukat Ikan Ditemukan di Tanjung Bendera-TNK Labuan Bajo
Nelayan asal Sumi Rato Sape, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya dikabarkan hilang saat pukat ikan di Perairan Gilibanta, NTB pada 13
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus
POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Nelayan asal Sumi Rato Sape, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya dikabarkan hilang saat pukat ikan di Perairan Gilibanta, NTB pada 13 Maret 2019, sudah ditemukan dalam keadaan selamat di Tanjung Bendera Pulau Komodo, Labuan Bajo.
Nelayan tersebut berjumlah tiga orang yang terdiri dari suami, isteri dan keponakan mereka.
Ketiga nelayan itu, yaitu Arif Rahman (38) sebagai suami, Tiara (28) sebagai isteri dan Syarifudin (13) keponakan.
Ketiganya dievakuasi dan diamankan di Pos Gililawa Darat pada Hari Selasa (19/3/2019).
• Wisudawati ini Ternyata Hamil saat Upacara Penyerahan Ijazah di Kupang, Ini Ceritanya
• Mengharukan,Tunggu Anaknya Terima Ijazah, Ibu 70 Tahun Tertidur Depan Hotel
Selanjutnya pada Hari Rabu (20/3/2019) ketiganya dijemput oleh tim SAR dari Labuan Bajo bersama keluarganya untuk selanjutnya diterbangkan ke NTB.
"Setelah ditemukan, korban diberi perawatan. Setelah diberi perawatan di atas kapal Mastro Aldo, kemudian korban di amankan di pos jaga Gililawa. Sambil menunggu jemputan dari tim Basarnas Labuan Bajo untuk selanjutnya dievakuasi ke Labuaan Bajo," kata Koordinator SAR Labuan Bajo Edi Suyono, kepada POS--KUPANG.COM lewat pesan whatsaap pada Rabu sore.
Penjemputan terhadap ketiga orang korban itu dilakukan oleh SAR Labuan Bajo setelah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).(*)