Ustad Zamroni Ajak Santri Ponpes Walisanga Tolak Aksi Terorisme

Tokoh Agama Islam Ende, Ustad Zamroni mengajak para siswa Pondok Pesantren Walisanga Ende untuk menolak terorisme

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Adiana Ahmad
POS KUPANG/Romualdus Pius
Santri Pondok Pesantren Walisanga 

Ustad Zamroni Ajak Santri Ponpes Walisanga Tolak Aksi Terorisme

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Tokoh Agama Islam Ende, Ustad Zamroni mengajak para siswa Pondok Pesantren Walisanga Ende untuk menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme serta terorisme yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ajakan itu disampaikan Ustadz Zamroni dalam tausiah di pesantren itu, Rabu malam (13/3/2019).

Dikatakan bahwa apapun alasan yang namanya intoleransi dan radikalisme maupun terorisme tidak dibenarkan dalam agama apapun yang ada di Indonesia. Jadi dengan demikian sangatlah tidak berdasar apabila ada aksi teror yang mengatasnamakan agama apalagi sampai membunuh sesama manusia.

Ustad mengajak para siswa Pondok Pesantren agar senantiasa menghargai perbedaan baik itu Suku maupun Agama ataupun Ras karena segala perbedaan itu adalah anugerah yang indah diberikan oleh Tuhan kepada manusia.

Santri Ponpes Walisanga Ende Nyatakan Tolak Provokasi Yang Mengancam NKRI

Mengenang Haji Mahmud EK, Pendiri Pondok Pesantren Walisanga Ende

“Perbedaan adalah hal yang biasa apalagi perbedaan dalam politik karena itu adalah bagian dari alam demokrasi maka jangan pernah berusaha memaksakan kehendak pribadi kepada orang lain,”kata Ustad Zamroni.

Ustad Zamroni mengatakan bahwa sebagai generasi muda jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan karena hanya akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah dibangun selama ini.

“Untuk memerdekan bangsa ini tidak mudah karena dibutuhkan darah dan air mata pengorbanan jiwa dan raga. Kemerdekaan Bangsa Indonesia bukan atas hadiah dari penjajah jadi dengan demikian janganlah kita sia-siakan perjuangan para pahlawan kita,”kata Ustad Zamroni.

Ustad Zamroni mengatakan bahwa sebentar lagi Bangsa Indonesia hendak menggelar hajatan politik berupa Pemilu hendaknya pelaksanaan Pemilu itu disambut dengan penuh suka cita dan kedamaian sebagai sesama anak bangsa.

Agus Kagum Dengan Toleransi di Pondok Pesantren Walisanga Ende

Telkomsel Bali Nusra Berbagi dalam Keberagaman di Pondok Pesantren Labuan Bajo

Dikatakan bahwa segala perbedaan politik adalah hal yang wajar dalam alam demokrasi dan perbedaan bukan menjadi alasan untuk terjadinya konflik sebagai sesama Bangsa Indonesia.

Ustad Zamroni semua komponen bangsa agar senantiasa menjaga dan merawat Bangsa Indonesia dalam bingkai NKRI karena NKRI adalah harga mati dan Pancasila sebagai dasar negara yang tidak boleh dirubah dengan alasan apapun.

Disksikan usai mengikuti tauziah yang diberikan oleh Ustad Zamroni para santri Pondok Pesantren Walisanga lalu bersama-sama mendeklarasikan Pemilu Damai. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved