Berita Kota Kupang

Ternyata Hasil Tes PTT Jadi Bahan Pertimbangan Kepala Daerah ! Ini Penjelasannya

Jumlah PTT di Kota Kupang per Desember 2018 sebanyak 1.747 orang. Namun yang mengikuti tes 1.735 orang. Karena 13 orang PTT telah lulus CPNS tahun

Ternyata Hasil Tes PTT Jadi Bahan Pertimbangan Kepala Daerah ! Ini Penjelasannya
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
UJI KOMPETENSI -- Para PTT sedang mengikuti uji kompetensi di SMKN 3 Kupang, Sabtu (26/1/2019). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com. Yeni Rachmawati 

POS KUPANG.COM, KUPANG - - Jumlah PTT di Kota Kupang per Desember 2018 sebanyak 1.747 orang. Namun yang mengikuti tes 1.735 orang. Karena 13 orang PTT telah lulus CPNS tahun 2018.

Dengan perinciannya, PTT dengan lulusan SD sebanyak 73 orang, SMP sebanyak 55 orang, lulusan SMA/SMK sebanyak 924 orang, Strata I sebanyak 528 orang dan Strata II sebanyak 5 orang.

Kepala BKPPD kota Kupang, Ade Manafe, menjelaskan, materi soal antara lain pengetahuan umum, peraturan Wali Kota nomor 8a tahun 2011 tentang PTT, kepribadian dan analogi. Khusus untuk D3 sampai s2, salah satu soal yang diberikan adalah membuat telaan staf kepada Wali Kota tentang penanganan sampah di kota kupang.

Jalan Lintas Utara Ende Rusak Parah

BREAKING NEWS : Melintas di Jalan Hasanudin, Warga Ende Tewas Ditindis Pohon

Soal ini juga sangat berpengaruh, lanjutnya, untuk menilai kemampuan PTT. Karena ada PTT yang membuat surat saja tidak bisa, telaan staf kepada pimpinan juga belum semua PTT bisa.

Hasil tes ini, katanya, akan diumumkan dalam waktu dekat dan ditempelkan, agar PTT bisa melihat apakah dirinya masih diperpanjang atau tidak.

"Hasil tes ini akan kami gabungkan dengan penilaian kinerja dan absensi dari masing-masing instansi. Setelah semua data sudah dikumpulkan, selanjutnya kami akan menilai dan mengumumkan siapa yang dipertahankan dan tidak," tuturnya.

Jadi hasil tes ini menjadi bahan pertimbangan sebesar 50 persen, kinerja selama satu tahun 20 persen dan absensi 30 persen.

"Kinerja PTT selama satu tahun itu dinilai dan akan diputuskan diperpanjang atau diberhentikan," ujarnya

Hal ini juga sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 8A tahun 2011, tentang, pengangkatan dan pemberhentian dan hak PTT, sehingga jika kinerja dan absensinya tidak baik maka tentunya akan diberhentikan. (*)0

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved