Berita Nasional Terkini

Megawati Kirim Pesan Kepada Prabowo Subianto, Ini Isianya

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengirimkan pesan khusus kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ini isianya

Megawati Kirim Pesan Kepada Prabowo Subianto, Ini Isianya
KOMPAS.com/ALIF ICHWAN
Deklarasi capres dan cawapres Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto berlangsung di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat (15/5/2009) malam. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengirimkan pesan khusus kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus capres nomor urut 02 Prabowo Subianto agar Pilpres 2019 berlangsung damai.

Megawati kembali mengulang ceritanya di acara Megawati Bercerita di DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (7/1/2019). Dalam acara tersebut, Megawati menceritakan kedekatannya dengan Prabowo.

"Saya berteman baik dengan Pak Prabowo. Aneh kan, ya. Ketika yang namanya anak buahnya selalu menampilkan yang menyudutkan kita," ujar Megawati dalam pidato politiknya di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Literasi Media, Berita Hoaks dan Pemilu 2019 Jadi Tema FISIP Corner

"Padahal, orang terdekat Pak Prabowo (pernah) membisiki saya, 'Pak Prabowo kangen lho Bu sama nasi goreng Ibu'. Kan lebih enak ini mudah-mudahan terdengar beliau (Prabowo) dan anak buahnya," lanjut Megawati.

Ia mengingatkan, Pemilu di Indonesia sudah digelar sejak 1955 dan belum pernah menimbulkan perpecahan. Karena itu, ia heran dengan pemilu kali ini karena, menurut Megawati, banyak hoaks dan ujaran kebencian yang muncul.

Dugaan Korupsi Rp 2,4 M di Politani Negeri Kupang, Polda NTT Belum Dapat Petunjuk Jaksa

Megawati lantas mempertanyakan masa depan Indonesia jika seorang pemimpin bisa menang lewat menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

"Kita ini pernah Pemilu dari 1955. Tapi saya belum pernah setelah sekian lama jadi ketua umum, tidak pernah saya lihat bangsa kita sendiri hanya menuju keinginan untuk merebut kekuasaan lalu seperti saling membenci," ujar Megawati.

"Menyanyikan kebencian, lalu hoaks. Kalau mereka sudah jadi lalu bagaimana, ya? Apa bangsa ini tidak porak-poranda satu sama lain," lanjut dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved