Berita Kota Kupang Terkini

Sumur Bor Berdekatan Bisa Sebabkan Longsor

Longsor juga bisa terjadi lantaran pembangunan sumur bor yang jarak antara sumurnya terlalu dekat.

Sumur Bor Berdekatan Bisa Sebabkan Longsor
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Sumur yang digunakan untuk bisnis air 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tanah longsor sering disebabkan hujan yang berkepanjangan. Apalagi di daerah-daerah lereng (miring) tanpa adanya pohon. Longsor juga bisa terjadi karena hancurnya bebatuan besar pada daerah-daerah lereng.

Namun, secara geologis, longsor juga bisa terjadi lantaran pembangunan sumur bor yang jarak antara sumurnya terlalu dekat.

Agus Bria (60), adalah orang yang memiliki pengalaman cukup banyak mengenai pengeboran tanah demi mendapatkan air tanah.

Akibat Main Petasan, Mata Kanan Lelaki di Maumere Ini Terbakar

Menurutnya, pembangunan sumur bor berdekatan akan mengakibatkan longsor.

"Karena di antara sumur itu ada cekungan. Kalau dibor dan dihisap airnya terus, maka akan terjadi rongga," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (2/1/2019).

Dugaan Penculikan Remaja Putri di Kupang, Beredar Pesan Klarifikasi Keluarga di Medsos

Karena berongga, katanya, maka tanah itu bisa longsor jika ada benda-benda berat ataupun kendaraan yang melintas tepat di atas tanah berongga itu.

Di Kota Kupang, Agus Bria kadang menyayangkan pembangunan beberapa sumur bor yang tidak memerhatikan dampak ini.

Walau begitu, dia cukup maklum karena Kota Kupang merupakan wilayah yang kekurangan air.

"NTT kan kurang air. Jadi kalau ada sumber mata air, pasti usahakan dapat," katanya.

Tetapi, pengambilan air secara terus-menerus bisa mengakibatkan habisnya persediaan air.

Karena itu, untuk pengeboran air untuk bisnis penjualan air, dia berharap pengusaha tersebut bisa membuat sumur resapan.

"Pemerintah juga kan selalu himbau untuk buat sumur resapan. Itu untuk menanggulangi terjadinya kekeringan," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved