Berita Kabupaten Flores Timur

BREAKING NEWS: Nelayan Hewa Hilang di Perairan Pantai Rako Wulanggitang

sampan milik nelayan berusia 70 tahun itu sudah ditemukan masyarakat dan terombang ambing di atas permukaan laut.

BREAKING NEWS: Nelayan Hewa Hilang di Perairan Pantai Rako Wulanggitang
TNI AL Flotim
Sertu Mohamad Sangidun, Komandan Posmat TNI AL Flotim 

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Pantai Selatan Flores Timur kembali memakan korban jiwa. Petrus Jowe Plue, seorang nelayan Hewa Kecamatan Wulanggitang hilang ditelan perairan itu Minggu petang (16/12/2018).

Pencarian gabungan masyarakat, Tim SAR, Polair dan TNI AL hingga malam hari Minggu (16/12/2018) belum membuahkan hasil.

"Pencarian tim sampai saat ini Pukul 21.00 wita di Pantai Rako Kecamatan Wulanggitang belum membuahkan hasil," kata Komandan Posmat TNI AL Flotim Sertu Mohamad Sangidun Minggu malam.

Bidan Desa Ini Ungkap Kelakuan Bejat Ayah Kandung. Begini Kisahnya

Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig Bilang Begini Tentang Valentino Rossi. Bikin Haru!

Sertu Mohamad menjelaskan sampan milik nelayan berusia 70 tahun itu sudah ditemukan masyarakat dan terombang ambing di atas permukaan laut.

Biasanya ke Pasar Ditemani Mama, Sekarang Muzdalifah Belanja Dikawal Brondong. Bikin Pangling Loh

Dikenal Kaya Raya, Inilah Deretan Sumber Uang Keluarga Dita Soedarjo

Sertu Mohamad menjelaskan tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran dan pencarian bernama Petrus itu sejak Pukul 16.20 wita.

Sampai pukul 18.45 wita tim SAR Gabungan menepi ke bibir pantai beristirahat dan makan malam. Setelah makan Pukul 20.00 wita malam digelar seremonial adat.

Namun setelah selesai upacara adat Pukul 21.00 wita, tim gabungan memutuskan menghentikan pencarian karena hari sudah gelap dan gelombang tinggi.

Pria Ini Lepas Tembakan, Gara Gara Tidak Mau Diingatkan Polisi Soal Aturan Lalin

Anda Perlu Waspada! Ternyata Mencium Kaus Kaki Usai Dipakai Bisa Menyebabkan Penyakit Ini

"Keluarga menerima dan memahami alasan tim dan pencarian dilanjutkan besok (pagi ini-red)," kata Sertu Mohamad.

Ada pun tim gabungan pencarian korban yakni dua orang dari Posmat TNI AL Flotim, lima orang dari SAR Maumere, Bhabinkamtibmas dan Babimsa bersama 30-an masyarakat setempat.

"Malam ini kami berkemah saja di pantai karena pemukiman warga terlalu jauh dari Pantai sekitar 3,5 kilometer," kata Sertu Mohamad.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved