Berita Kabupaten TTS

Tunggangi Buaya, Karel Berusaha Selamatkan Anaknya

Rumah korban yang terletak tak jauh dari kolam Oematan ikut tergenang air. Melihat ketinggian air yang terus naik

Tunggangi Buaya, Karel Berusaha Selamatkan Anaknya
nydailynews.com
Buaya 

POS-KUPANG.COM| SOE – Aksi Heroik Karel Rame, warga Desa Oni, Kecamatan Kualin untuk menyelamatkan sang anak, Kristian Rame (12) dari mulut buaya gagal. Karel kalah tenaga dari buaya yang mengigit kaki anaknya dan menyeret korban masuk ke dalam kolam Oematan. Korban akhirnya ditemukan tewas di kolam Oematan setelah warga dibantu aparat Polsek Kualin berhasil menjerat buaya tersebut.

Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK yang dikonfirmasi pos kupang melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH. MH, Sabtu ( 15/12/2018) membenarkan kasus serangan buaya kepada manusia yang teradu pada Jumat ( 14/12/2018) sore kemarin.

Jamari menceritakan, kasus serangan buaya ini bermula dari banjir yang disebabkan luapan kolam Oematan. Rumah korban yang terletak tak jauh dari kolam Oematan ikut tergenang air. Melihat ketinggian air yang terus naik, ayah korban keluar dari rumah menuju kandang babi yang terletak kurang lebih 6 meter di belakang rumahnya.

Personil Yonif Raider Khusus 744/SYB Tunjukan Skill Bela Diri

Sebelumnya Bersikap Aneh lalu Nekat Bakar Diri, Begini Kisah Penjual Lele Curhat Dibully di Medos

Banyak Mobil Parkir di Halaman Rumah, Tetangga Bilang Syahrini Dilamar

Ayah korban bermaksud hendak memindahkan kambing yang sedang diikat di kandang babi karena air mulai menggenangi kandang babi tersebut. Melihat ayahnya pergi ke kandang babi, korban pun ikut menyusul ayahnya.

Saat sedang dalam perjalanan menuju kandang babi, tiba-tiba korban diserang oleh buaya. Buaya menggigit kaki korban dan berusaha menyeret korban menuju kolam Oematan.

Korban yang kaget langsung berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya dan berteriak meminta pertolongan sang ayah. Ayah korban yang berdiri tak jauh dari lokasi korban diserang langsung berlari menuju korban. Ia sempat berusaha menarik korban dari mulut buaya namun gagal karena kalah tenaga.

Tak patah arah, ayah korban kembali berusaha membebaskan anaknya dari mulut buaya dengan menaiki punggu buaya sambil terus memukul kepala buaya tersebut. Namun sayang, usahanya masih gagal melepaskan anaknya dari mulut buaya setelah terhempas dari punggung buaya.

" Korban digigit pada bagian kakinya lalu diseret buaya menuju kolam Oematan. Ayah korban sempat memegang tangan korban dan menariknya dari mulut namun gagal. Ia kembali berusaha membebaskan anaknya dengan menaiki punggu buaya, namun kembali gagal setelah buaya berhasil menjatuhkan korban," tutur Jamari.

Korban lalu diseret buaya masuk ke dalam kolam Oematan. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut lalu melaporkan kejadian serangan buaya kepada pihak Polsek Kualin. Anggota Polsek Kualin langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Dibantu warga setempat, anggota Polsek Kualin berusaha menjerat buaya tersebut guna melepaskan korban.

Akhirnya dengan menggunakan tali nilon (yang biasa digunakan mengingat sapi) buaya tersebut berhasil dijerat.

Selanjutnya, buaya tersebut di ikat pada pohon dan warga langsung mengevaluasi korban dari kolam Oematan.

" Korban dievakuasi dalam keadaan sudah meninggal. Karena sudah cukup lama berada di dalam kolam Oematan. Sedangkan buaya yang menyerang korban, setelah berhasil dijerat diikat pada sebatang pohon sambil menunggu petugas BKSDA, " ujarnya. ( Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved