Berita Manggarai Barat Terkini

Pengguna Stan Kuliner Kampung Ujung Diseleksi Lewat Ujian Kompetensi, Ini Alasannya

Para calon pengguna atau penjual di stan-stan kuliner Kampung Ujung, Labuan Bajo, sudah mengikuti seleksi lewat ujian kompetensi

Pengguna Stan Kuliner Kampung Ujung Diseleksi Lewat Ujian Kompetensi, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Salah satu sesi dalam ujian kompetensi untuk menempati stan jualan kuliner di Kampung Ujung, Labuan Bajo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Para calon pengguna atau penjual di stan-stan kuliner Kampung Ujung, Labuan Bajo, sudah mengikuti seleksi lewat ujian kompetensi teori dan praktek serta wawancara yang berlangsung di Kantor Dinas Perindakop Manggarai Barat (Mabar).

Jumlah pendaftar yang berminat sebanyak 80 orang tetapi yang mengikuti ujian sebanyak 67 orang. Mereka bersaing untuk mendapatkan 48 unit stan.

Tahapan ujian sudah selesai dan pengumuman kelulusan akan berlangsung Sabtu, 17 November 2018.

Baca: Bupati Flotim Sebut Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Tidak Mengganggu Pariwisata

Demikian penjelasan dari tim penguji, yaitu Pater Theribius Gurung, SVD, saat ditemui wartawan di Labuan Bajo, Kamis (15/11/2018).

"Sudah berlangsung ujian kompetensi bagi para pelaku wirausaha kuliner untuk menempati stan-stan di Kampung Ujung. Seleksi dilakukan melalui ujian teori, demonstrasi memasak menu lokal atau tradisional, menu nusantara dan menu asing," kata Pater Terry.

Baca: Filmon Minta Kuota Penerima PIP Ditambah

Dia menjelaskan bahwa ujian menu lokal bertujuan untuk menggali kearifan lokal. Ujian menu nusantara untuk apresiasi kebhinekaan atau pluralitas. Ujian menu asing untuk mengapresiasi budaya global.

"Saat ujian praktek berlangsung, peserta memilih sendiri apakah menu lokal atau nusantara. Menu lokal khususnya Manggarai. Boleh juga ketiga jenis menu, disesuaikan dengan penyediaan menu mereka nanti," kata Pater Terry.

Ditambahkannya, dari sejumlah stan kuliner yang ada akan ditentukan, berapa untuk menu lokal, berapa stan untuk menu nusantara dan berapa untuk menu asing.

Dari hasil seleksi itu kata dia, pihaknya akan merekomendasikan ke Dinas Perindakop Mabar untuk menetapkan siapa-siapa yang menempati stan-stan tersebut.

Ujian kompetensi untuk menempati stan kuliner tersebut menurutnya baru terjadi di Labuan Bajo. Selama ini belum pernah terjadi di daerah lain. (*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved