Berita Kota Kupang Terkini

KPN Tunas Baru SMKN 1 Kupang Selenggarakan Pelatihan Dasar Koperasi

Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Tunas Baru SMKN 1 Kupang menggelar pelatihan dasar koperasi.

KPN Tunas Baru SMKN 1 Kupang Selenggarakan Pelatihan Dasar Koperasi
ISTIMEWA
Ketua Panitia, Theresia Jenny Lorens sedang membaca laporan panitia Pelatihan Dasar Koperasi Tahap 2 di Hotel Romyta, Sabtu (10/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Tunas Baru SMKN 1 Kupang menggelar pelatihan dasar koperasi. Pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota dalam berkoperasi.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Romyta, Sabtu (10/11/2018). Acara dengan tema melalui Pendidikan Dasar, kita meningkatkan kesadaran beroperasi menuju hidup sejahtera ini dibuka oleh Kepala SMKN 1 Kupang, Math Beeh, S.ST.Par, M.M.

Turut hadir Ketua PKPRI NTT, Romanus Ndate dan para pengurus, pengawas serta anggota KPN Tunas Baru.

Baca: Jurusan Administrasi Bisnis PNK Sosialisasi BUMdes di Desa Penfui Timur

Sedangkan tampil sebagai pemateri, yakni Drs. Welem Jemahan dengan materi Prinsip dan Jati Diri Koperasi Indonesia, I Nengah Aditanaya, S.Pd, M.M dengan materi Mari Berkoperasi, Simon Duliwara, S.Pd membawa materi tentang Fungsi dan tanggungjawab panitia kredit, Sriyani M Laukapitang, S.E dengan materi Pembukuan Dasar Koperasi dan Dra. Benny F Bengngu dengan materi Perhitungan Laba Saham, bahkan ada juga materi dari Asuransi Bumi Putera dengan materinya tentang Asuransi Proteksi Kredit Anggota.

Baca: Setelah Bangun Bendung dan Jaringan Irigasi, Petani Buntal Panen Padi Tiga Kali Setahun

Ketua Panitia Pelatihan Dasar Koperasi, Theresia Jenny Lorens, S.E, Ak, M.Ak mengatakan, dalam meningkatkan pengetahuan anggota maupun pengurus dan pengawas tentang koperasi, maka pihaknya menggelar pelatihan dasar koperasi.

"Ini merupakan pelatihan dasar koperasi tahap 2 yang kami gelar. Pada acara ini, kami mengambil tema, melalui Pendidikan Dasar, kita meningkatkan kesadaran beroperasi menuju hidup sejahtera," kata Jenny.

Dia menjelaskan, gerakan koperasi akan menjadsi efektif, apabila mengakar kebawah dengan berbasiskan kepada anggotanya. Kondisi itu, lanjutnya, koperasi tidak mudah goyah atau dipermainkan oleh pihak ketiga.

"Bila kondisi ini terjadi maka koperasi akan tumbuh menjadi gerakan yang cukup diperhitungkan sehingga akan efektif dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya, khususnya di bidang ekonomi," katanya.

Dikatakan, gerakan koperasi di Indonesia masih sangat jauh dari kata kuat dan mandiri. Bahkan, salah satu faktor penyebabnya adalah, bahwa koperasi belum mengakar dalam diri setiap anggota.

"Karena itu, salah satu jawaban untuk meningkatkan keberdayaan gerakan koperasi adalah melalui pendidikan dasar koperasi yang terus-menerus berkesinambungan dan sistematis," katanya.

Jenny mengakui, di koperasi, bukan saja pengurus dan pengawas yang harus mengikuti pendidikan dan pelatihan, tetapi semua anggota perlu mengikuti kegiatan tersebut.

"Anggota mempunyai peras strategis sebagai pemilik pengguna jasa, pelayanan koperasi dan pada akhirnya menjadi pendukung perkembangan koperasi," ujarnya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved