Berita Kabupaten Kupang

Pelanggaran Paling Banyak SIM dan Pajak, Beginilah Pesan Hakim Alditia

Pelanggaran Paling Banyak SIM dan Pajak, Beginilah Pesan Hakim Alditia

Pelanggaran Paling Banyak SIM dan Pajak, Beginilah Pesan Hakim Alditia
Net
Ilustrasi


Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS- KUPANG.COM I TARUS----Sidang pelanggaran lalulintas pada operasi Zebra Turangga 2018 di Kupang Tengah oleh Hakim Tunggal dari Pengadilan Negeri Kupang,  Alditia Sudewa, S.H, MH berjalan penuh humanis. Pasalnya, Hakim Alditia selain menanyakan jenis pelanggaran juga memberikan pesan buat para pelanggar lalulintas.

Disaksikan POS KUPANG.COM di Tarus, Rabu (7/11/2018), ketika nama pelanggar lalulintas dipersilahkan maju menempati kursi persidangan, hakim menanyakan apa jenis pelanggaran. Paling banyak pelanggar yang mengikuti sidang ini tidak ada SIM dan pajak belum dibayar. Terhadap yang melakukan pelanggaran hakim Alditia meminta untuk segera mengurus SIM dan pajak.

Baca: Usai Mendengarkan Laporan PSU, Majelis Hakim Segera Putuskan Sengketa Pilbup TTS

Baca: Aries Romantis, Ramalan Zodiak Rabu, 7 November 2081

Baca: Anda Wajib Tahu! 10 Pesawat Teraman di Dunia, Indonesia Ada di Urutan Berapa?

Baca: Ribut dengan Dipo Latief, Kini Nikita Mirzani Malah Hamil Anak Kembar. Begini Pengakuannya

Baca: Debit Air Turun dan Pipa Bocor, PDAM Terpaksa Ubah Jadwal Pelayanan, Ada yang Ungkap Via Medsos

"Kalau belum ada SIM dan belum bayar pajak kendaraan supaya jangan gunakan dulu. Naik ojek atau jalan kaki dulu sampai SIM dan pajak sudah beres. Kalau tidak ada dan masih gunakan maka pasti ditilang lagi dan berhadapan dengan saya di sidang lapangan," kata Hakim Alditia.

Alditia juga meminta kepada para pelanggar supaya setelah sidang putusan ini segera mengurus kelengkapan kendaraan.

Dirinya menegaskan kalau dirinya sudah menyampaikan ke Kasat Lantas Polres Kupabg untuk tidak mempersulit proses pengurusan SIM. warga diberikan kesadaran untuk mengurus surat kendaraan agar tidak ada lagi penilangan.

Sidang lapangan dimulai pukul 11.00 Wita. Sebelum sidang dimulai, setiap pelanggar lalulintas diberikan surat tilang oleh anggota Satlantas bersama tim gabungan lainnya dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Satpol PP dan TNI. Setelah itu mereka diarahkan ke tenda untuk mengikuti sidang. Hadir saat sidang selain majelis hakim juga jaksa penuntut umum (JPU) juga tim dari Bank BRI.

Majelis Hakim, Alditia Sudewa, S.H, MH didampingi Panitra Pengganti, Yamal Y Laitera, S.H, satu persatu membacakan nama para pelanggar lalulintas untuk mengikuti sidang. Setiap pelanggar ditanyakan majelis soal jenis pelanggaran dan alasan kenapa tidak memiliki surat kendaraan. (*)


 
 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved