Perbatasan Negara

Polisi Perketat Pengawasan di Perbatasan Indonesia Timor Leste

Personel Polri dan TNI juga mendatangi rumah duka, almarhum Abel Tinur Bere (33), yang menjadi korban penembakan.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/HO-Polda NTT
OLAH TKP - Aparat Polres Belu Polda NTT, sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Timor Leste. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Aparat kepolisian dari Polsek Tasifeto Timur Polres Belu memperketat pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. 

Hal itu untuk mencegah aksi balas dendam warga Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, menyusul tewasnya seorang warga mereka diduga akibat ditembak warga Timor Leste.

"Anggota kita menggelar patroli di sekitar perbatasan RI-Timor Leste, untuk mencegah aksi balas dendam yang berpotensi menimbulkan konflik baru," kata Kapolres  Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, Jumat (22/8/2025), mengutip Kompas.com.

Dalam kegiatan patroli itu, aparat Polsek Tasifeto Timur menggandeng personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Pos Fatubesi Satgas Pamtas RI-RDTL Yon 741/GN.

Dalam patroli tersebut, personel TNI Polri yang dipimpin Kapolsek Tasifeto Timur, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Yusran, menyisir wilayah perbatasan sekaligus mengimbau warga setempat agar tidak beraktivitas melewati batas negara dalam bentuk apa pun, khususnya melakukan perburuan hewan liar di wilayah Timor Leste.

Selain menggelar patroli, personel Polri dan TNI juga mendatangi rumah duka, almarhum Abel Tinur Bere (33), yang menjadi korban penembakan di wilayah Timor Leste.

Jenazah Abel telah dimakamkan pada hari Selasa (19/8/2025) di pemakaman umum Dusun Hasmetan, Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur.

"Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tasifeto Timur memberikan tali asih sebagai tanda belasungkawa dan menyampaikan kepada keluarga agar tabah dan kuat menghadapi musibah ini," kata Astawa.

Baca juga: Warga NTT Tewas Tertembak di Kovalima, Polisi Ingatkan Tidak Berburu di Wilayah Timor Leste  

Astawa juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu, khususnya yang menetap di wilayah perbatasan agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya.

"Untuk situasi kabupaten Belu sampai dengan hari ini tetap kondusif. Kami sampaikan ke seluruh masyarakat yang tinggal di perbatasan, khususnya kepada keluarga korban agar menahan diri dengan tidak terpancing dengan segala bentuk provokasi yang kemudian nanti bertindak di luar aturan hukum yang tentunya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Abel Tinur Bere (33), warga Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas diduga terkena tembakan peluru senapan angin di wilayah Timor Leste.

"Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian dada," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT, Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra, kepada Kompas.com, Selasa (19/8/2025).

Hendry menyebut, Abel ditemukan meninggal di wilayah Fatumea, Distrik Suai, Kovalima, Timor Leste, Minggu (17/8/2025). Dia menjelaskan, kejadian itu bermula pada Sabtu, 16 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 Wita, Abel bersama sekitar 20 orang rekannya memasuki wilayah Timor Leste melalui jalur tidak resmi untuk berburu hewan liar.

Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok. Pada Sabtu malam di lokasi Fatumea, teman-teman Abel mendengar suara tembakan dan teriakan.

Setelah itu, Abel tidak lagi kembali bersama kelompoknya. Teman-temannya lalu mencari dan menemukan Abel pada Minggu, 17 Agustus 2025 di hutan dalam kondisi meninggal dunia.

Aparat Polres Belu yang mendapat informasi itu kemudian berkoordinasi dengan otoritas keamanan Timor Leste untuk menangani kasus itu.

"Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belu sedang menangani kasus ini secara mendalam," kata Hendry. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved