Berita Kota Kupang Terkini
POM TNI Back up Penuh Operasi Zebra Turangga 2018 di Kupang! Ini Sandinya
dalam rangka mendukung Operasi Zebra Turangga 2018, keterlibatan mereka dipadukan operasi internal TNI dengan sandi Operasi Waspada Wira Tombak
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pelaksanaan Operasi tertib lalu lintas dengan sandi Operasi Zebra Turangga tahun 2018 tidak hanya dilakukan oleh pihak kepolisian sendiri. Instansi seperti POM TNI dan Dinas Perhubungan provinsi dan kabupaten pun terlibat mendukung pelaksanaan operasi ini.
Komandan Denpom IX/1Kupang Letkol CPM Dwi Bangun WJ kepada POS-KUPANG.COM di lokasi stasioneri Operasi Zebra Turangga Jalan Frans Seda Kupang pada Selasa (6/11/1018) siang menjelaskan pihaknya mendukung penuh dan mem-backup penuh pelaksanaan operasi tersebut.
Baca: Ini Lho! Tujuh Titik ATCS di Kota Kupang
Baca: Sepekan Operasi Zebra Turangga Polres Kupang Kota! Mayoritas Pelanggar Tidak Gunakan Helm
Pasalnya selain dalam rangka mendukung Operasi Zebra Turangga 2018, keterlibatan mereka juga dipadukan dengan operasi internal TNI dengan sandi operasi Waspada Wira Tombak.
"Dalam pelaksanaan operasi ini kita mendukung dan membackup Polri dalam operasi Zebra yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Selain itu, kita juga mempunyai operasi dengan sandi waspada wira kompak untuk internal kita," ujar Dwi Bangun yang didampingi Kanit PJR Polda NTT AKP Rully Pahroen dan Kanit 2 Sat PJR Iptu Ahmad Wiratma.
Dwi Bangun menjelaskan, operasi ini dalam pengertian dilaksanakan selama sepanjang tahun dengan tindakan prefentif dan represif.
Tujuannya, lanjut Dwi Bangun, operasi ini dilakukan untuk penegakan hukum dan tata tertib khususnya di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Kita lakukan penegakan hukum dan tata tertib khususnya untuk anggota TNI dalam hal ini gabungan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta kepolisian, sehingga termask sasaran pada kelengkapan identitas diri, kelengkpan surat kendaraan, administrasi termasuk pula TNI yang memegang senjata api," jelasnya.
Terkait personel, Dwi Bangun menjelaskan pihaknya menurunkan personel atas permintaan dasar dari pihak kepolisian.
"Kalau personel atas permintaan dasar dari kepolisian, kita sepenuhnya mem-backup. Kita membekap tuntas dalam hal ini apapun tindakan yang diambil kepolisian kita mendkkung," ujarnya. (*
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Komandan Denpom IX/1Kupang Letkol CPM Dwi Bangun WJ (tengah) didampingi Kanit PJR Polda NTT AKP Rully Pahroen (kanan) dan Kanit 2 Sat PJR Iptu Ahmad Wiratma serta Dansatlak Gakkumwal Denpom IX/1 Kupang Kapten Cpm Roby Lingga.