Breaking News

Berita Kabupaten Sikka

Ini Peringatan Wakil Gubernur NTT untuk Pendamping Desa

honor yang kecil bukan jadi alasan bagi pendampinng lokal desa meninggalkan desanya. Pendamping desa juga harus punya iman kuat tidak

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Wakil Gubernur NTT, Drs.Yosef Nae Soi. 

 Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Honor  yang diterima  pendamping desa  tidak  sebesar dengan  dana  yang didampinginya setiap   tahun anggaran.

Namun  honor  yang kecil bukan jadi alasan  bagi  endampinng lokal desa   meninggalkan  desanya. Pendamping  desa juga  harus punya  iman  kuat  tidak  tergiur  dengan uang besar dialokasikan ke  desa

Baca: Rampung 100 Persen! Pekerjaan Pembangunan Jalan Nasional Simpang Nurobo-Umasakaer di NTT

“Sama seperti juga kepala desa, 30 hari bertururt-turut  tidak berada di desa dianggap telah almahrum. Saya minta kerja  dengan hati dan punya komitmen. Pendamping  desa  juga agen pembaharuan di  desa,“ pinta Wakil   Gebernur NTT,  Drs.Yosef  Nae Soi,  kepada  peserta Pelatihan Peningkatan  Pendamping Lokal Desa  Rayon V  di  Hotel Sylvia,  Kota Maumere, Pulau  Flores,  Senin  (5/11/2018).  Peserta  pelatihan  Rayon V berasal dari   Kabupaten  Nagekeo,  Ende,  Sikka, Flores  Timur dan  Lembata.

Ia  mengaku permintaan ini terasa  klise. Namun setiap pendampingi  desa akan melakoninya.

Yosef  mengatakan,  syarat  pendamping  desa memiliki pengetahuan,   keahlian dan sikap  yang baik  mendampingi  pengelolaan dana  desa.  Karena   itu  pendamping  desa  harus  mampu   mempertemukan titik  beban,   titik   tumpuan dan kemampuan mengungkit  beban.

Yosef minta  pendamping desa  bersama  para kepala desa   berhati-hati mengelola  dana desa  agar bermanfaat bagi  kesejahteraan  rakyat dan   tidak terjerumus penyalahgunaan keuangan.

“Kami  yang mengundang  Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK)  datang ke NTT.   Persepsi  Propinsi NTT nomor  empat korupsi di Indonesia,  akan kami hilanglan. Lima  tahun  lagi, kita harus berani  katakan kepada Indonesia  bahwa kita  tidak korupsi.  Kita  bersih-bersih  dari sekarang,”  tegas  Yosef. *)

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved