Berita Kabupaten Nagekeo Terkini

Warga Mbay Mengeluh Listrik Padam Berjam-jam

Beberapa warga Kota Mbay, Ibu Kota Kabupaten Nagekeo mengaku kesal lantaran listrik PLN sering padam.

Warga Mbay Mengeluh Listrik Padam Berjam-jam
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana di rumah warga yang menggunakan lampu pelita di Kotaodo, Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo, Minggu (2/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Beberapa warga Kota Mbay, Ibu Kota Kabupaten Nagekeo mengaku kesal lantaran listrik PLN sering padam.

Listrik padam bahkan berjam-jam dan tanpa ada pemberitahuan yang jelas dari pihak PLN Mbay.

Sefrin (29) mengaku pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN tentu sangat mengganggu bagi pekerja yang memang bergantung pada listrik.

Baca: 3.768 CPNS Kota Kupang Lulus Seleksi Administrasi

Sehingga pihak PLN sebaiknya jika memang sedang melakukan perbaikan harus ada pemberitahuan terlebih dahulu.

"Kadang padam berjam-jam dan kita kaget saja, kok listrik tiba-tiba mati. Nanti semua alat elektronik kita hancur karena listrik main mati hidup," keluh warga Aeramo ini.

Baca: Polisi Belum Temukan Kerugian dari Aksi Pelaku yang Mengaku Oknum TNI-Polri

Warga lainnya, Arman J, mengatakan, masyarakat tidak tahu apa penyebabnya listrik sering padam, pihak PLN harus memberikan penjelasan sehingga warga bisa mengetahui dan tidak salah menduga.

Ia mengatakan mungkin kalau soal kendala pasti ada namun pihak PLN harus bisa mengantisipasi hal itu.

"Kita berharap agar PLN segera memperhatikan hal ini. Harus antisipasi. Sehingga tidak terjadi kerusakan barang elektronik milik warga. Karena hampir setiap malam padam, kita sebagai pelanggan tentu mempertanyakan hal ini," ujar Arman.

Sementara, Supervisi Tehnik SR, Mbay, Riva Al Haroni, menjelaskan, untuk menopang suplay listrik di wilayah SR Mbay, pihak PLN hanya mengandalkan kekuatan dari dua unit mesin milik PLN dan enam unit mesin sewaan dari pihak ILS.

Mesin-mesin itu pada umumnya merupakan mesin tua yang kerap mengalami gangguan bila di operasikan secara terus menerus.

Selain itu, terputusnya jaringan listrik diwilayah Watuapi - Anakoli menyebabkan pasokan listrik dari Kabupaten Ende tak bisa membantu menyuplai listrik (interkoneksi) ke jaringan listrik Sub Rayon Mbay.

"Untuk jaringan wilayah Watuapi - Anakoli kita targetkan akan diujicoba dalam bulan ini, sehingga kedepannya, kita berharap akan mendapat pasokan listrik dari PLN Ende bila sewaktu - waktu terjadinya gangguan jaringan diwilayah Mbay," ungkap Haroni. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved