Berita Kabupaten Malaka Terkini

Bupati Malaka Sebut Dua Metode Penanganan Banjir Kali Benanain Sudah Dilakukan

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, sangat konsen mengurus masalah penanganan banjir di Kabupaten Malaka.

Bupati Malaka Sebut Dua Metode Penanganan Banjir Kali Benanain Sudah Dilakukan
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat melatih mengoperasikan alat berat yang sedang mengeruk sedimen di kali Benanain, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, sangat konsen mengurus masalah penanganan banjir di Kabupaten Malaka.

Dua metode yang sudah dilakukan pemerintah adalah membangun tanggul penahan banjir berkilo-kilo dan mengeruk sedimen yang tertumpuk di kali agar kali tidak dangkal.

Hal itu dikatakan Bupati Stefanus Bria Seran kepada wartawan saat memantau pekerjaan pengerukan material di kali Benanain, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Perahu Terbalik ketika Memancing, Bapak dan Anak Ditemukan Tewas Berpelukan

Menurut Bupati Stef, pekerjaan tanggul penahan banjir yang sudah dilakukan pemerintah selama ini bertujuan menahan banjir agar air tidak meluap ke permukiman masyarakat dan kebun-kebun milik masyarakat.

Baca: Vera dan Lud Senang Ikut Menari Saat Penjemputan Rombongan Wagub NTT

Setelah terjadi penumpukan sendimen di kali maka segera dikeruk sehingga kali tidak dangkal. Kemudian, dengan melakukan pengerukan, air berjalan lancar sesuai alurnya.

Bupati pencetus program RPM ini mengatakan, pekerjaan pengerukan kali ini sebagai langka antisipasi sebelum musim hujan tiba. Pemerintah harus berpikir jauh dalam menjaga keselamatan masyarakatnya dari ancaman banjir.

"Sebelum musim hujan harus diantisipasi dengan cara-cara seperti ini untuk menyelamatkan masyarakat. Bukan sudah terjadi banjir baru jadi pahlawan kesiangan. Kita menangani banjir dengan dua motode," kata Bupati Stef.

Saat memantau pekerjaan di kali Benanain, Bupati Stef menggambil alih peran operator alat berat. Bupati yang suka suka olahraga ini langsung mengoperasikan alat berat untuk mengeruk sendimen di kali.

Bupati Stef mengatakan, seorang pemimpin harus memiliki inovasi dan bisa memahami penggunaan alat teknologi modern sehingga bisa memberikan pemahaman yang baik dan benar kepada masyarakat. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help