Opini Pos Kupang

Menjadi Perawat Dalam Panggilan Iman Katolik

Menjadi seorang perawat membutuhkan kepekaan dan ketajaman hati dalam memahami sesama kita yang membutuhkan perawatan

Menjadi Perawat Dalam Panggilan Iman Katolik
shutterstock
ILUSTRASI Perawat 

Oleh : Albina Jenita, Mahasiswa Fakultas Keperawatan Program Alih Jenis, Universitas Airlangga

POS-KUPANG.COM - Menjadi seorang perawat membutuhkan kepekaan dan ketajaman hati dalam memahami sesama kita yang membutuhkan perawatan maupun yang tidak memerlukan.

Sebagai tenaga profesi yang dibekali ilmu yang tinggi dan profesional, diharapkan perawat mampu mengkaji dan melihat klien tidak hanya sebagai pasien tetapi juga sebagai diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara holistik dan komprehensif.

Tentunya bila dilihat profesi ini dalam praktiknya, mempunyai konsep, pola, pemahaman dan pandangan sedikit bahkan jauh berbeda dengan kesehatan lain dalam melihat sebuah konsep sehat sakit. Kemampuan ini merupakan keistimewaan perawat yang sebenarnya.

Baca: Ratusan Pelamar CPNS Antre Berjam-jam di Kantor Pos Aesesa Mbay

Menjadi perawat merupakan panggilan dengan memperhatikan hal-hal di atas dan tidak semua orang mau dan bisa menjadi perawat yang sesungguhnya.

Menjadi seorang perawat yang memang terpanggil jiwanya untuk selalu care dengan orang lain. Perawat memahami kondisi klien yang sesungguhya karena selama 24 jam selalu bersama pasien.

Baca: Soal Tim Gubernur Percepatan Pembangunan, DPRD Dukung Asalkan Tidak Menyalahi Aturan

Mungkin kita pernah merasakan bahwa seolah-olah kita tidak mengetahui kondisi klien kita selama bertugas dan berpikir bahwa dokterlah yang banyak tahu tentang penyakitnya? Tidak!!.

Tetapi perawatlah yang banyak mengetahui keluhan dan kondisi klien selama perawatan dan pengobatan. Maksudnya adalah dalam menjalankan praktek keperawatan yang selalu berlandaskan citra dan peran perawat profesional.

Perawat mendengarkan dan memahami kondisi klien dan mencatatnya serta mencari solusi permasalahannya disamping pemberian obat kepadanya. Solusi dan tindakan dapat dilakukan secara kolaborasi maupun mandiri. Tentunya perawat paham dan mengetahui secara persis klien yang dia rawat selama perawatan di rumah sakit.

Panggilan batin atau dipanggil menjadi seorang perawat adalah sesuatu yang amat mulia dan tidak dimiliki oleh semua orang. Panggilan dan tugas ini tidak lebih rendah dari profesi yang lain dalam hidup dan kehidupan ini.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved