Berita Kabupaten Sikka Terkini

3.762 Anak di Sikka Belum Divaksin Rubella, Ini Penyebabnya

Sebanyak 3.762 anak usia 15 tahun kebawah asal Kabupaten Sikka di Pulau Flores, belum mendapatkan vaksinasi Rubella atau MR.

3.762 Anak di Sikka Belum Divaksin Rubella, Ini Penyebabnya
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Pemberian perdana vaksinasi Rubella kepada anak-anak SMP dan SMA di Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT pada bulan Agustus 2018. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sebanyak 3.762 anak usia 15 tahun kebawah asal Kabupaten Sikka di Pulau Flores, belum mendapatkan vaksinasi Rubella atau MR.

Penundaan pemberian vaksin ini karena anak-anak menderita sakit dan ada pula orangtua yang menolak vaksin Rubella karena alasan tidak halal.

Capaian vaksinasi Rubella sebanyak 88.780 anak atau 95,9 persen dari jumlah sasaran imunisasi 92.542 anak usia 15 tahun kebawah.

Baca: Politani Kupang Siap Selenggarakan Wisuda Periode Oktober 2018

"Penundaan imunisasi karena sakit. Puskesmas dan jaringan lagi `sweeping' ke rumah-rumah warga agar semua sasaran bisa diimunisasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH, kepada POS-KUPANG.COM, Senin (1/10/2018) di Maumere.

Baca: Nilai Tukar Petani NTT Naik 0,06 Persen

Maria Bernadina mengakui ada orangtua yang menolak anaknya divaksin. Karena itu sedang dilakukan lagi pendekatan dan sosialisasi kepada warga agar anak-anaknya bisa diimunisasi.

"Alasan mereka karena vaksin MR belum disertifikasi halal. Kemenkes sudah bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sudah ada fatwa MUI tentang imunisasi MR," ujarnya.

Imunisasi MR dilaksanakan serentak pada bulan Agustus 2018 menyasar semua satuan pendidikan. Selama bulan September menyasar ke fasilitas pelayanan kesehatan. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help