Berita Rekrutmen CPNS 2018

Menpan RB Terima Permintaan Revisi Kualifikasi Pendidikan oleh BKD TTU

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia (RI) akhirnya mengabulkan permintaan revisi

Menpan RB Terima Permintaan Revisi Kualifikasi Pendidikan oleh BKD TTU
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Fransiskus Tilis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia (RI) akhirnya mengabulkan permintaan revisi tentang kualifikasi pendidikan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (Bapegdilat) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis kepada POS- KUPANG.COM di ruang kerjannya, Selasa (25/9/2018) siang.

Frans mengatakan, pihaknya melakukan konsultasi ke Kemenpan RB RI untuk merevisi formasi terutama berkaitan dengan kualifikasi pendidikan. Karena ada beberapa kualifikasi pendidikan yang ditetapkan oleh Menpan itu terbatas.

Baca: Rayakan HUT ke-73, Ini yang Dilakukan Kodim Ende

"Sementara kita di daerah kualifikasi pendidikan yang lainnya bisa tes pada formasi tersebut. Sehingga kita minta revisi, kita usul, dan Kemenpan RB kemudian menyetujui itu," kata Frans.

Frans mengatakan, formasi hasil konsultasi dengan Kemenpan RB tersebut yang akan diumumkan kepada para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten TTU.

Baca: Vaksin DPT Habis, Hendrik Akui Banyak Terima Keluhan Masyarakat

Frans mencontohkan, seperti formasi analisis kepegawaian, kualifikasi pendidikan yang ditetapkan hanya kepada ilmu administrasi negara, sementara di daerah untuk melakukan analisis kepegawaian tidak terbatas hanya kepada ilmu administrasi negara.

"Bisa ilmu pemerintahan, ilmu manajemen pemerintahan, ilmu administrasi negara dan beberapa kualifikasi pendidikan yang lainnya bisa. Dan mereka bisa melakukan pekerjaan itu sehingga kita usulkan, kita minta revisi dan Kemenpan setuju," ungkap Frans.

Terkait dengan beberapa formasi Calon CPNS yang tidak diusulkan oleh Bapegdiklat TTU, namun ditetapkan oleh Kemenpan RB, jelas Frans, pihaknya tidak meminta revisi formasi tersebut. Hal itu disebabkan karena ketika pihaknya melakukan analisis ternyata dilapangan membutuhkan formasi tersebut.

"Misalnya tenaga kesehatan, ternyata di puskesmas-puskesmas juga banyak yang membutuhkan tenaga kesehatan, kemudian di SD Sasi yang kita tidak usulkan guru kelas, ternyata disana membutuhkan guru kelas, sehingga kita tidak merevisi itu," katanya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help