Berita Flores Timur Terkini

Vaksin DPT Habis, Hendrik Akui Banyak Terima Keluhan Masyarakat

Vaksin DPT pencegah penyakit Difteri, Pertusis dan Tetanus untuk bayi di Kabupaten Flores Timur ternyata sudah habis sejak April 2018.

Vaksin DPT Habis, Hendrik Akui Banyak Terima Keluhan Masyarakat
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Pengelola Vaksin Dinkes Flotim, Hendrik Hoyang Balik, SKM 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Vaksin DPT pencegah penyakit Difteri, Pertusis dan Tetanus untuk bayi di Kabupaten Flores Timur ternyata sudah habis sejak April 2018.

Sejak April, kemudian Mei, Juni, stok vaksin sudah habis. Vaksin sempat masuk lagi per Juli 2018 tapi hanya bertahan satu bulan saja.

"Kita harapkan vaksinya segera tiba. Juli lalu hanya 700 vial tapi langsung habis," Kadis Kesehatan Flotim dr.Ogie Silimalar melalui Pengelola Vaksin Dinkes Flotim Hendrik Hoyang Balik, SKM Selasa (25/9/2018).

Baca: ASN di Ende Diminta Tidak Terlibat Politik Praktis, Ini Alasannya

Hendrik mengungkapkan hampir setiap hari para kepala puskesmas di kecamatan bahkan masyarakat menanyakan kapan vaksin itu ada.

"Kelangkaan ini bukan hanya di Flotim atau NTT tapi di seluruh Indonesia. Vaksin ini fokus atasi wabah difteri di Pulau Jawa," kata Hendrik.

Baca: Raimundus Penana Target Jokowi-Maruf Menang 90 % di NTT

Hendrik mengatakan vaksin DPT itu bukan pengadaan langsung di kabupaten melainkan dikirim langsung dari pemerintah pusat.

"Setiap hari saya menerima keluhan dan saya harus jelaskan ini kepada masyarakat," kata Hendrik. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help