Berita Rekrutmen CPNS 2018

Soal CPNS, BKD TTU Lakukan Koordinasi dengan Kemenpan RI, Ini Masalahnya

BKD Kabupaten TTU akan melakukan koordinasi dengan pihak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) RI

Soal CPNS, BKD TTU Lakukan Koordinasi dengan Kemenpan RI, Ini Masalahnya
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala BKD Kabupaten TTU, Frans Tilis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan melakukan koordinasi dengan pihak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) Republik Indonesia.

Pasalnya, Kemenpan RI justru mengakomodir beberapa formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tak dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Sementara beberapa formasi yang diusulkan oleh BKD Kabupaten TTU tak diakomodir oleh Kemenpan RI.

"Beberapa formasi yang kita usulkan di Kemenpan justru tidak keluar. Mereka tidak akomodir beberapa usulan kita. Yang tidak kita usulkan justru muncul," kata Kepala BKD Kabupaten TTU, Frans Tilis kepada POS- KUPANG.COM di ruang kerjannya, Senin (17/9/2018) siang.

Baca: Dandim Suteja Pimpin HUT Perhubungan di Ende

Frans mengatakan, saat ini pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Bupati TTU, Ray Fernandez, supaya dapat berkoordinasi dengan Kemenpan RI, sehingga dapat mengakomodir beberapa formasi sesuai usulan BKD TTU.

"Kami masih melakukan komunikasi dengan Pak Bupati agar dapat melakukan komunikasi dengan Kemenpan RI supaya Kemenpan dapat mengakomodir kembali beberapa formasi yang kita usulkan karena beberapa formasi itu yang kita butuhkan," ungkap Frans.

Sebelumnya, jelas Frans, pihaknya telah mengusulkan formasi CPNS ke Kemenpan RI sebanyak 324 orang. Namun formasi yang didapatkan oleh pemerintah Kabupaten TTU hanya sebanyak 246 orang.

"246 orang ini yang kita harapkan agar sesuai dengan yang kita usulkan. Karena formasi yang kita usulkan itu yang kita sangat butuhkan. Makanya kita lakukan komunikasi lagi dengan Pak Bupati," ungkap Frans.

Frans mencontohkan, sebelumnya BKD TTU tidak pernah mengusulkan formasi penambahan guru di SD Sasi, namun oleh Kemenpan RI mengakomodir ada formasi guru kelas di SD tersebut.

"Begitu juga dengan tenaga kesehatan. Yang kita usulkan bahwa ada penambahan tenaga kesehatan di rumah sakit, justru yang muncul penambahan tenaga kesehatan di puskesmas," ungkapnya.

Atas masalah tersebut, ungkap Frans, pihaknya belum berani mempublikasikan rincian formasi apa saja yang diakomodir, karena pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Kemenpan RI. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help