Berita Nasional

183 PNS NTT Berstatus Koruptor Tapi Masih Terima Gaji, Ini Daftar PNS Koruptor se Indonesia

Hah! 183 PNS di NTT Berstatus Koruptor Tapi Masih Terima Gaji, Ini Daftar PNS se Indonesia yang Jadi Koruptor

183 PNS NTT Berstatus Koruptor Tapi Masih Terima Gaji, Ini Daftar PNS Koruptor se Indonesia
Ilustrasi - 183 PNS di NTT Berstatus Koruptor, Ini Daftar PNS se Indonesia yang Jadi Koruptor, 

POS-KUPANG.COM - Hah! 183 PNS di NTT Berstatus Koruptor Tapi Masih Terima Gaji, Ini Daftar PNS se Indonesia yang Jadi Koruptor,

Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu mengungkap data mencengangkan mengenai jumlah koruptor yang masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil ( PNS).

Menurut BKN, terdapat 2.357 koruptor masih berstatus sebagai PNS. Data tersebut diperoleh BKN setelah melakukan penelusuran data di Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

"Saat ini baru 317 koruptor yang diberhentikan tidak hormat sebagai PNS," ujar Kepala Biro Humas BKN, Muhammad Ridwan, saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (13/9/2018).

Menurut Ridwan, BKN telah melakukan pendataan rekapitulasi PNS yang terlibat tindak pidana korupsi (tipikor) berdasarkan rekapitulasi data PNS pada instansi pusat dan daerah.

Bawaslu Loloskan 31 Bacaleg Mantan Koruptor, Satu Bacaleg dari Ende

KPK Harap 2.357 Koruptor Segera Dipecat sebagai PNS

Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Divonis 8 Tahun Penjara! Hak Politik Dicabut

Data ini terhitung sejak program Pendaftaran Ulang PNS (PUPNS) pada akhir 2015.

Tingkat pusat

Berdasarkan data BKN, Kementerian Perhubungan tercatat sebagai instansi yang memiliki koruptor berstatus PNS terbanyak. Jumlah PNS yang terjerat kasus korupsi di Kemenhub tercatat sebanyak 16 orang.

Di posisi kedua, terdapat Kementerian Agama dengan 14 orang. Selanjutnya, diikuti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang jumlahnya 9 orang.

Berikut detailnya:

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help