Berita Provinsi NTT

Bawaslu Loloskan 31 Bacaleg Mantan Koruptor, Satu Bacaleg dari Ende

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meloloskan 31 bacaleg mantan koruptor.

Bawaslu Loloskan 31 Bacaleg Mantan Koruptor, Satu Bacaleg dari Ende
ISTIMEWA
Inilah data keputusan Bawaslu terhadap bacaleg koruptor yang diakomodir

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meloloskan 31 bacaleg mantan koruptor.

Dari 31 bacaleg ini tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia dan salah satunya berasal dari Kabupaten Ende, Provinsi NTT.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Sabtu (8/9/2019), bahwa dari hasil sengketa yang diajukan oleh sejumlah partai politik (parpol) ke Bawaslu terkait sengekat Daftar Calon Sementara (DCS) maka, Bawaslu memutuskan agar KPU mengakomodir kembali bacaleg yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Baca: 100 Siswa SMANSA Lewoleba Bermalam di Ile Werung

Dari data yang diperoleh itu, salah satu bacaleg DPRD Ende, Yohanes Marianus Kota dari Partai Berkarya yang mengajukan sengketa ke Bawaslu Ende.

Dalam sidang ajudikasi, Bawaslu memutuskan menerima atau mengabulkan permohonan dari Yohanes Kota.

Sedangkan dari data yang dikeluarkan Bawaslu bacaleg mantan koruptor yang paling banyak diakomodir dari Partai Gerindra sebanyak lima orang , diikuti oleh PAN dengan bacaleg mantan koruptor empat orang.

Parpol yang tidak ada bacaleg mantan koruptor itu yakni PKB, PDIP, PPP dan PSI.

Ketua Divisi Teknis KPU NTT, Thomas Dohu yang dikonfirmasi terkait dikabulkannya permohonan dari parpol terkait bacaleg napi koruptor, ia mengatakan, KPU NTT telah menanggapi hasil sidang yang disampaikan Bawaslu secara tertulis.

"Kami sudah membalas rekomendasi dari Bawaslu untuk bacaleg yang tersandung kasus korupsi atau mantan koruptor dipending. Kami lakukan itu sesuai dengan surat yang kami terima dari KPU RI," kata Thomas. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help