Berita NTT

Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Divonis 8 Tahun Penjara! Hak Politik Dicabut

Bupati Ngada nonaktif, Marianus Sae divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya, atas kasus suap yang

Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Divonis 8 Tahun Penjara! Hak Politik Dicabut
TRIBUN JATIM
Bupati Ngada nonaktif, Marianus Sae menyampaikan pledoi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jumat (7/9/2018). 

POS KUPANG.COM - - Bupati Ngada  nonaktif, Marianus Sae divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (14/9/2018) atas kasus suap yang menjeratnya.

Terdakwa Marianus Sae, disebutkan hakim, terbukti melanggar pasal 12 huruf a dan b tentang Tindak Pidana Korupsi.

Marianus Sae juga dikenakan denda Rp 300 juta subsider empat bulan penjara ditambah empat tahun pencabutan hak politik.

Baca: Besok, Ketua Umum PB TI Lantik Pengprov Taekwondo NTT di Aston Hotel

Baca: Anggota Polsek Maulafa Kupang Jadi Korban Pengeroyakan Pemuda Mabuk Miras

Terkait vonis tersebut, Vincentcius Maku, kuasa hukum terdakwa mengaku kecewa atas vonis terhadap kliennya tersebut.

Kekecewaan dilontarkan oleh Vincent karena majelis hakim dinilainya tidak mempertimbangkan fakta persidangan, terkait pasal 11 huruf a tentang Tindak Pidana Korupsi, di mana Marianus Sae hanya menerima suap dan sebenarnya bisa menerima vonis hukuman 4 tahun penjara.

“Bagi kami (putusan) itu sangat tidak adil, karena majelis hakim kelihatannya hanya mengutip apa yang diadilkan jaksa, tidak melihat fakta persidangan,” ungkapnya saat ditemui seusai persidangan.

Vincent mengatakan, kliennya hanya menerima suap dan mengakui selama persidangan terkait suap jabatan pekerjaan yang dilakukan oleh terdakwa penyuap Marianus Sae, Albertus Iwan Susilo dan Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming.

“Jadi apa yang dirumuskan oleh jaksa pada saat mereka menuntut, kemudian sampai ke pertimbangan majelis itu menurut kami copy paste,” jelasnya.

Pembelaan yang diajukan oleh pihak Marianus Sae, tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim karena pada tuntutan juga tidak tercantum pasal 11 yang diharapkan.

“Oleh karenanya, majelis tidak sependapat dengan pembelaan kami, karena dalam rumusan tidak dimasukkan pasal 11 tadi,” tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Bupati Ngada Nonaktif, Marianus Sae Divonis 8 Tahun Penjara & Hak Politik Dicabut, Pengacara Kecewa, http://jatim.tribunnews.com/2018/09/14/bupati-ngada-nonaktif-marianus-sae-divonis-8-tahun-penjara-hak-politik-dicabut-pengacara-kecewa.

Marianus Sae mengacungkan jempol usai diperiksa penyidik KPK
Marianus Sae mengacungkan jempol usai diperiksa penyidik KPK (www.dawainusa.com)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help