Berita Kabupaten Ende

Tersangka PNPM Mandiri Kota Baru Menang Praperadilan atas Kejari Ende

untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyidikan kepada pemohon dan memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan

Tersangka PNPM Mandiri Kota Baru Menang Praperadilan atas Kejari Ende
pos kupang.com, romualdus pius
Pengacara Ignasius A Fasi SH 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM,ENDE---Tersangka kasus PNPM Mandiri, Kecamatan Kota Baru,Kabupaten Ende, NTT, Y.O, menang atas pra peradilan yang dilakukannya kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ende dalam proses persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Ende pada, Kamis (30/8/2018).

Pengacara tersangka , Ignasius A Fasi SH kepada Pos Kupang.Com, Rabu (5/9/2018) mengatakan dalam persidangan yang digelar di PN Ende, majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan mengabulkan permohonan pra peradilan pemohon untuk sebagian.

Baca: Padi Sawah irigasi Lembor Mulai Menguning

Dalam amar putusanya itu juga menyatakan tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPKP) di Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende 2014 sampai 2017 oleh Kejaksaan Negeri Ende tidak sah dan tidak berdasarkan hukum karena tidak sesuai ketentuan KUHP.

Karenanya penetapan tersangka a quo tidak mempunyai hukum mengikat.

Menyatakan bahwa proses pemeriksaan terhadap pemohon pada tahap penyelidikan dinyatakan tidak sah karena jaksa menolak pemohon didampingi penasihat hukum sehingga proses hukum lanjutan wajib dinyatakan tidak sah secara hukum.

Menyatakan surat perintah penyidikan dari Kepala Kejaksaan Negeri Ende Nomor:Print 02/P.3.14/F.D 1/04/2018 tertanggal 09 April 2018 serta surat penetapan tersangka atas nama Yohanes Osmini, SH nomor:Print 139/P.3.14/Fd.1/07/2018, tertanggal 27 Juli 2018 tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum.

Dalam persidangan dengan hakim tunggal atas nama Yudha Himawan, SH selaku hakim tunggal memutuskan memerintahkan kepada termohon untuk menghentikan penyidikan terhadap perintah penyidikan kepada pemohon dan juga memulihkan hak pemohon dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya

Menyatakan penyitaan sepeda motor dengan Nomor Polisi EB 4127 GA yang berada di tangan pemohon yang dilakukan penyidik Kejaksaan Negeri Ende adalah tidak sah dan bertentangan dengan aturan KUHP

Memerintahkan agar termohon segera mengembalikan barang sitaan berupa sebuah sepeda motor dengan Nomor Polisi EB 4127 GA kepada darimana barang tersebut disita.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved