Berita Maumere

Dugem Sudah Jadi Tradisi Prodi Ilmu Komunikasi Unipa, Tahun Ini Tampil Beda

Dugem alias duduk gembira telah menjadi tradisi tahunan Progam Pendidikan (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Unipa Maumere

Dugem Sudah Jadi Tradisi Prodi Ilmu Komunikasi Unipa, Tahun Ini Tampil Beda
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Salah satu permainan yang dilakoni mahasiswa baru Program Pendidikan Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere di Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur, di Pantai Krokowolon, Sabtu (1/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Dugem alias duduk gembira telah menjadi tradisi tahunan Progam Pendidikan (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere di Pulau Flores.

Dikemas lebih santai tapi berisi dan pemilihan tempat di alam terbuka seperti pantai membawa mahasiswa baru lebih akrab, enjoy, dan mudah berelasi dengan para senior dan dosennya. Sebanyak 80-an mahasiswa dan dosen larut dalam Dugem seharian dari pagi sampai petang.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Unipa, Mayelus D Bastian, M.A, mengatakan Dugem tahun ini semakin berisi. Dilengkapi dengan materi `public speaking,' disampaikan Rini Kartini, M.Medkom, dan komunikasi kreatif yang disajikan oleh para dosen Ilmu Komunikasi. Hadir pula alumni Ilmu Komunikasi Unipa, Chen Cabaresy dalam sesi sharing alumni.

Baca: Lembaga Sertifikasi Pariwisata Anging Mammiri Uji Kompetensi 150 Karyawan Hotel dan Restoran

"Penyelenggaraan Dugem merupakan rangkaian program kegiatan tahunan Prodi Ilmu Komunikasi mempererat persaudaraan antarmahasiswa, dosen, dan alumni Ilmu Komunikasi," kata Mayelus, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (1/9/2018).

Ia menaruh harapan mahasiswa Ilmu Komunikasi Unipa siap mewujudkan tiga matra perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dijelaskannya,Prodi Ilmu Komunikasi telah hadir sejak tahun 2005. Materi pembelajaran memiliki cakupan yang cukup luas berkaitan dengan studi jurnalisme, kehumasan (PR), periklanan dan media komunikasi.

"Saat ini, Prodi Ilmu Komuniasi punya perhatian pada perkembangan komunikasi digital. Kondisi ini mendorong Ilmu Komunikasi mengembangkan kurikulum pembelajaran dan penelitian yang relevan dengan perkembangan," ujar Mayelus.

Prodi Ilmu Komunikasi telah terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT pada tahun 2017 dan telah membuka kelas eksekutif bagi para pekerja profesional yang telah bekerja di lembaga pemerintahan, wiraswasta, dan polisi.

Khafifa Septia Nima, salah seorang mahasiswa baru peserta Dugem mengakui Dugem diawal tahun ajaran bermanfaat baginya lebih mengenal para dosen dan para seniornya.

"Kami bisa kenal lebih dekat senior dan dosen kami. Pergaulan di lingkungan kampus dan kegiatan kemahasiswaan. Kami juga mendapat lebih banyak informasi tentang profil dan prospek prodi ilmu komunikasi," ujar Septia. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help