Berita Kota Kupang

Realisasi Imunisasi MR di Kota Kupang Sudah Capai 38 Persen

Pencapaian realisasi Imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Kota Kupang sudah mencapai 38% dari target 100% Dinas Kesehatan.

Realisasi Imunisasi MR di Kota Kupang Sudah Capai 38 Persen
pos kupang.com, yeni rachmawaty
Kadis Kesehatan Kota Kupang, dr. Ary Wijana

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pencapaian realisasi Imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Kota Kupang sudah mencapai 38% dari target 100% Dinas Kesehatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. Ary Wijana saat ditemui Sabtu (18/8/2018).

Menurut Ary, target pencapaian Imunisasi MR ini terus menungkat dan sasaran utama dinkes pada bulan Agustus adalah sekolah-sekolah yang ada di Kota Kupang.

Baca: Pemkab Sumba Timur Ikut Berpartisipasi dalam Event Festival Sepayung di Candi Borobudur

Pihaknya memfokuskan penuntasan imunisasi MR di tingkat sekolah hingga selesai dan mulai bergerak ke puksesmas dan pos kesehatan lainnya di Kota Kupang.

"Kita update terus peningkatan realisasinya. Setiap hari kita pantau. Puksesmas akan maduka. data setiap harinya . Setelah itu kota akan data dan teruskan ke provinsi. Nanti kan disana terlihat mana saja yang sudah terelaisasi penuh dan mana yang belum," ujarnya.

Menurut Ary selain memantau realisasi MR pihaknya juga terus memantau apabila ada komplikasi yang dialami setelah penyuntikan MR.

Tetapi menurutnya hingga saat ini belum ada laporan adanya komplikasi yang timbul dan mengkhawatirkan setelah MR.

Ia juga menghimbau agar bagi masyarakat yang anaknya belum diberi imunisasi MR agar segera ke pos kesehatan terdekat untuk dilakukan dan jangan hanya menunggu karena MR ini gratis dan sangat berguna bagi kesehatan anak.

Pihaknya juga berterima kasih pada semua pihak baik sekolah maupun masyarakat yang tidak menolak MR ini dan terus mendukung 100% realisasi MR ini.

Ary juga mengimbau agar bagi masyarakat yang menyertakan anaknya untuk imunisasi MR agar datang secara berkelompok. Hal ini dikarenakan dalam satu file MR digunakan untuk 8 orang sehingga apabila hanya satu atau dua orang yang datang maka pihak kesehatan akan menunggu lagi.

"Datang berkelompok karena satu file MR itu untuk 8 orang. Jadi kalau datang satu atau dua kita harus tunggu lagi. Selasa ini kita akan evaluasi lagi mengenai MR ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved