Berita Manggarai Timur

Ini Upaya Polres Manggarai Tangkap Pelaku yang Meracuni dan Membawa Kabur Sepeda Motor

Pelaku saat membwa kabur motor Stefanus membawa juga handphone korban sehingga dideteksi Densus 88.

Ini Upaya Polres Manggarai Tangkap Pelaku yang Meracuni dan Membawa Kabur Sepeda Motor
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor sedang bersama Tim Jatanras Polres Manggarai 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Kasus penggelapan dan penipuan sepeda motor milik
Stefanus Lebo (19) yang berprofesi sebagai tukang ojek dengan modus meracuni Stefanus memakai minyak di minuman larutan air garam akhirnya berhasil diungkapkan Tim Jatanras Polres Manggarai.

Berkat bantuan Densus 88 usai Tim Jatanras Polres Manggarai agar melacak keberadaan pelaku.

Pelaku saat membwa kabur motor Stefanus membawa juga handphone korban sehingga dideteksi Densus 88. Selanjutnya, tim diberitahu kalau pelaku berada di Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca: Nasib Perkara Sengketa PHP Pilbup TTS Menunggu Hasil Sidang Majelis Hakim MK

"Tim Jatanras Polres Manggarai lalu berkoordinasi dengan Tim Jatanras Polres Sikka lalu berhasil menangkap pelaku pada Jumat (27/7/2018) sore bersama barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Supra X dan 1 buah HP merk samsung warna putih," ujar Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu melalui rilis kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Rabu (1/8/2018) sore.

Daniel menjelaskan, pada Senin (30/7/2018) sore pukul 04.00 wita pelaku dan barang bukti diserahkan ke Kanit Reskrim Kota Komba untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku bernama Antonius Afendi alias Anton (36), warga Desa Buti, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim)," ujar Daniel.

Daniel memaparkan, kalau korban dalam laporan tidak mengenal nama pelaku tapi mengenal ciri-ciri pelaku yakni
badan tinggi, kulit hitam dan rambut digunting plontos, serta berdialaek Manggarai.

"Korban menjelaskan d dalam jok motornya ia menyimpan dompet yang berisi uang senilai Rp 900.000 dan satu buah HP samsung. Dari keterangan korban didapat informasi bahwa korban tidak mengenal pelaku," ujar Daniel.

Daniel menegaskan, pelaku sudah menjalani proses di Polsek Wae Lengga guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"TKP-nya di Polsek Wae Lengga sehingga sudah diserahkan kepada penyidik agar diproses,"tegas Daniel. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help