Berita MotoGP

Mau Menang MotoGP 2018, Mantan Pebalap Stefan Bradl Kasih Syarat Ini Kepada Valentino Rossi

Mau memenangkan MotoGP 2018, mantan pebalap Stefan Bradl kasih syarat ini kepada Valentino Rossi.

Mau Menang MotoGP 2018, Mantan Pebalap Stefan Bradl Kasih Syarat Ini Kepada Valentino Rossi
KOMPAS.COM
Valentino Rossi meraih podium di MotoGP Italia, Minggu (3/6/2018). 

POS-KUPANG.COM - Mau memenangkan MotoGP 2018, mantan pebalap Stefan Bradl kasih syarat ini kepada Valentino Rossi.

Menurut  Stefan Bradl, menyatakan bahwa nama Valentino Rossi (Movistar Yamaha) akan terus ada dalam sejarah balapan kelas para raja itu.

Meskipun telah mendekati masa akhir kariernya, tetapi Rossi masih merupakan pembalap terbaik hingga saat ini.

Menurut Bradl, Rossi memiliki satu hal yang tidak dimiliki pembalap lain yakni antusias dalam membalap.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Senin 30 Juli 2018, Pisces Dapat Rejeki, Cancer Boros

Baca: Luar Biasa, BTS Raih 10 Juta Followers di Channel V, Kantor Naver Langsung Bikin Hal Ini

Bradl dapat melihat itu saat Rossi merayakan kemenangan di atas podium.

Hal itu tidak dimiliki pembalap-pembalap lain seperti Marc Marquez (Repsol Honda) ataupun Andrea Dovizioso (Ducati Corse). Semangat Rossi yang tidak pernah padam untuk terus mengaspal menunjukkan dedikasinya untuk olahraga ekstrem itu.

 Tidak semua pembalap dapat melakukan seperti Rossi, karena kebanyakan pembalap akan memutuskan pensiun pada umur 39 tahun.

Akan tetapi, Rossi tetap melanjutkan kariernya dan tetap bersaing untuk gelar juara dunia MotoGP 2018 bersama Marquez.

Meskipun saat ini, Marquez lebih diunggulkan tetapi Rossi masih memiliki peluang untuk menjadi juara musim ini.

Baca: Jangan Asal, Diet Menurunkan Berat Badan Mesti Sesuai Zodiak, Agar Cepat Berhasil

Baca: Andrea Dovizioso, Pebalap Ducati, Yakin Juarai MotoGP 2018, Ini Alasannya

Syaratnya, pembalap asal Italia itu harus tampil konsisten hingga akhir musim sambil berharap Marquez mengalami hari yang buruk.

“Dia (Rossi) adalah olahragawan yang meninggalkan jejak dalam 30 atau 40 tahun yang akan datang dan memiliki daya tarik yang besar bagi penggemar yang melihatnya otentik. Ini seperti Roger Federer, yang masih petenis istimewa meskipun bukan nomor satu lagi. Emosi saat Rossi menang tidak dapat dibandingkan ketika Marquez atau Dovizioso mendapatkannya,” ujar Bradl, seperti yang diwartakan Diariogol, Senin (30/7/2018). (*)

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved