Momen Haru, Ibu-ibu Bhayangkari Lakukan ini Saat Kapolsek Boru Flores Timur Pamit Pindah Tugas
"Bapa tua terlalu dekat dengan kita, beliau selama jadi kapolsek, baik sekali," ujar seorang anggota Polsek.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM|LARANTUKA - Iptu Ishak Lewar, Kapolsek Boru Polres Flotim sebelum mengakhiri pelayanannya di kepolisian republik Indonesia atau Polri, berpamitan dengan keluarga besar Polsek Boru Selasa malam (29/5/2018).
Keluarga Polsek Boru sebagai cendera mata kepada Iptu Ishak, menyerahkan kain adat kepada Iptu Ishak. Diserahkan di ruang lobi Polsek Boru.
Setelah pengalungan kain adat itu, satu per satu ibu bhayangkari meneteskan air mata. Berjabat tangan dan berpeluk pisah dengan Iptu Ishak Lewar.
Iptu Ishak Lewar didampingi istri Na Ima SD Abdulah. Ada juga anggota polisi yang meneteskan air mata.
"Bapa tua terlalu dekat dengan kita, beliau selama jadi kapolsek, baik sekali," ujar seorang anggota.
Iptu Ishak kepada Pos Kupang.com mengungkapkan hatinya berat sekali meninggalkan orang-orang tercinta di tempat tugasnya.
Baca: Bhabinkamtibmas Desa Nawokote Flotim Ini Optimis Rekatnya Kembali Hubungan Antara Duang dan Boruk
"Rata-rata mereka menangis, karena kita sudah bersama dalam suka dan duka di tempat ini," kata Iptu Ishak.
Pria kelahiran Larantuka 14 Mei 1960 mengharapkan anggota Polri selalu jaga kekompakan. Selalu menjaga komunikasi yang baik antara bawahan dan pimpinan.
Menularkan rahasianya berkarya di institusi kepolisian, Iptu Ishak mengatakan rahasianya ada pada melihat apa itu pengabdian.
"Bagi saya pengabdian di kepolian itu sebuah ibadah. Sebuah doa kepada Allah," kata Ishak Lewar.
Iptu Ishak akan mengisi hari pensiunnya bersama istri tercinta Na Ima SR Abdulah. Istri yang menemaninya sejak keduanya nikah 8 Oktober 1995 dan dikarunia delapan buah hati.
Baca: Sidang Perdana Kasus Dana Desa TTU yang Ditangani Kundrat Mantolas Akan Disidangkan Hari ini
Ia ingin menghabiskan masa pensiunnya bersama keluarga tercinta di Kota Larantuka.
"Kesempatan di masa pensiun ini, saya akan melihat kembali kehidupan saya dan semakin kuat beribadah kepada Allah," kat Iptu Ishak. (*)