Jokowi Beri THR Bagi ASN, Begini Komentar Menohok Fadli Zon

Fadli Zon mengatakan, setiap perpres semestinya mengacu pada undang-undang yang berlaku.

Jokowi Beri THR Bagi ASN, Begini Komentar Menohok Fadli Zon
batam.tribunnews.com
Fahri Hamzah Hormat ke Jokowi 

POS-KUPANG.COM|JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap ada motif politik secara implisit dalam pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) tentang

Tunjangan Hari Raya ( THR) serta Gaji Ke-13 untuk PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan.

Menurut Fadli Zon, hal itu juga biasa dilakukan pemerintahan-pemerintahan sebelumnya saat tahun politik.

"Jadi kenaikan ini menurut saya mungkin saja ada maksud-maksud karena ini tahun politik, lah, biasa.

Baca: Dirikan Perpustakaan Tani, Ini Ungkapan Pengalaman Yohanes Niku

Baca: Tak Hanya Ojek Online, Pria Ini Buka Jasa Pelet Online di Facebook, Syarat Ketentuan Berlaku. Mau?

Saya kira pemerintahan-pemerintahan yang lalu juga melakukan hal yang sama," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Ia mengatakan, setiap perpres semestinya mengacu pada undang-undang yang berlaku.

Dalam perpres tersebut, Fadli belum melihat melihat pertimbangan tersebut.

Menurut Fadli, semestinya dalam memberikan THR, pemerintah mempertimbangkan keberadaan tenaga kerja honorer yang telah mengabdi kepada negara.

Fadli menilai bahwa mereka juga layak memperoleh THR meskipun status pengangkatan kepegawaiannya belum jelas.

Baca: Pertama di Flotim, Kantor Desa Terintegrasi dengan Posyandu

"Mereka (honorer) udah banyak mengabdi, harusnya bisa untuk paling tidak secara bertahap menyelesaikan permasalahan honorer ini menjadi pegawai negeri atau ada kejelasan status.

Halaman
12
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved