Jaksa Penuntut Ungkap Ajaran Tauhid Pelaku Bom Sarinah. Janji Surga hingga Bidadari!

Jaksa penuntut menyebutkan fakta persidangan mengenai Kiki Muhammad Iqbal, terdakwa teroris yang pernah berada di satu sel bersama Aman Abdurrahman

Jaksa Penuntut Ungkap Ajaran Tauhid Pelaku Bom Sarinah. Janji Surga hingga Bidadari!
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Terdakwa Aman Abdurrahman alias Oman menjalani sidang keterangan saksi di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Aman Abdurrahman didakwa sebagai salah satu orang yang terlibat dalam teror bom di Jalan MH Thamrin, dan yang merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme. 

POS-KUPANG.COM - Hari ini Aman Abdurrahman terdakwa bom di Sarinah Thamrin menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (17/5/2018).

Dikutip dari tayangan Breaking News, Tv One, Jaksa memebacakan tuntutan Aman Abdurrahman dengan menyebutkan fakta-fakta selama persidangan.

Jaksa penuntut menyebutkan fakta persidangan mengenai Kiki Muhammad Iqbal, terdakwa teroris yang pernah berada di satu sel bersama Aman Abdurrahman di Kembang Kuning Nusakambangan.

Saat Kiki dinyatakan bebas, ia mendapatkan pesan dari Aman untuk meneruskan kajian tauhid yang pernah diberikan Aman selama di sel mengenai tauhid.

sdad
Sidang Aman Aburrahman (Youtube)

"Saat bebas, Kiki mendapat pesan dari aman untuk meneruskan kajian tauhid karena diketahui Kiki Muhammad Iqbal adalah guru ngaji di Bandung," kata Jaksa Penuntut.

Setelah kembali aktif di masyarakat Kiki mulai berceramah yang diikuti oleh seluruh anggota JAD Mundiriyah dan Koriyah Bandung Timur.

Isi kajian Kiki ini merupakan ajaran tauhid dari Aman.

Dalam ajaran tauhid Aman, ia meminta para anggota kajian untuk mentauhidkan dengan sebenar-benarnya keutamaan dari jihad.

"Keutamaan jihad yaitu amalan dalam islam, pahalanya adalah dihapuskan segala dosa-dosanya, dan dikawinkan dengan 72 bidadari," kata Jaksa Penuntut.

Sasarannya ialah Thogud atau Pemerintahan yang tidak menajlankan perintah Allah beserta ansharnya yaitu polisi, TNI, PNS, dll.

Halaman
12
Editor: Djuwariah Wonga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help