Setelah Sumbang Perpustakaan, Nila Tanzil Kumpul Para Kasek dan Lakukan Hal Ini

Setelah sumbang perpustakaan di Manggarai Barat, Nila Tanzil mengumpulkan para kepala sekolah.

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS KUPANG/SERVAN MAMILIANUS
Salah satu perpustakaan yang disumbangkan oleh Taman Bacaan Pelangi (TBP) di Mabar. 

Laporan wartawan POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Setelah sumbang perpustakaan di Manggarai Barat, Nila Tanzil mengumpulkan para kepala sekolah.

Selain menyumbangkan perpustakaan ramah anak, Yayasan Taman Bacaan Pelangi (TBP) juga mengadakan pelatihan kepada para Kepala Sekolah (Kepsek), pustakawan dan guru di Manggarai Barat (Mabar).

Pelatihan tersebut berkaitan dengan sistem pengelolahan perpustakaan.

"Selain mendirikan perpustakaan ramah anak, TB Pelangi juga memberikan pelatihan kepada para kepala sekolah, guru dan pustakawan tentang sistem pengelolaan perpustakaan dan berbagai program kegiatan membaca," kata pendiri Taman Bacaan Pelangi, Nila Tanzil kepada POS-KUPANG.COM, Senin (30/4/2018).

Baca: Wow Buser Polda Maluku Jauh-Jauh ke Kabupaten TTS untuk Bekuk Orang Ini

Baca: Gara-Gara Hal Ini, Pasangan Beda Negara Alami Patah Hati yang Menyakitkan

Baca: Begini Kondisi 29 Perpustakaan di Manggarai Barat Sumbangan Nila Tanzil

Dijelaskannya bahwa ribuan buku yang disiapkan untuk perpustakaan di berbagai tempat itu, dibeli langsung dari berbagai penerbit dengan harga khusus.

Diberitakan sebelumnya, Yayasan Taman Bacaan Pelangi (TBP) sudah menyumbangkan 82 perpustakaan di berbagai pulau di Indonesia Timur, termasuk di NTT, yaitu Manggarai Barat 29, Manggarai sebanyak 3 perpustakaan, Manggarai Timur 2 perpustakaan dan Kabupaten Ende 30 perpustakaan.

Selain itu juga telah disumbangkan ke sekolah-sekolah di Pulau Timor dan Alor.

Pendiri TBP, Nila Tanzil menyampaikan alasan mengapa dirinya peduli menyumbangkan puluhan perpustakaan itu.

"Taman Bacaan Pelangi melakukan itu untuk mengembangkan kebiasaan membaca anak-anak di Indonesia Timur. Kami memberikan akses buku bacaan anak yang berkualitas untuk anak-anak di daerah pelosok di Indonesia Timur," kata Nila.

Baca: Para Nelayan Sering Dengar Bunyi Aneh di Tengah Perairan Puru Kambera

Baca: Pasanganmu Mantan Peselingkuh, Cek Ini untuk Pastikan Dia Tak Mengulanginya

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved