Panwaslih TTS Segera Keluarkan Rekomendasi Terkait Penggunaan Mobil Plat Merah

Panwaslih Kabupaten TTS akan mengeluarkan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran pemilu penggunaan mobil plat merah saat kampanye.

Panwaslih TTS Segera Keluarkan Rekomendasi Terkait Penggunaan Mobil Plat Merah
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Ketua Panwaslih Kabupaten TTS, Melky Fay

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Panwaslih Kabupaten TTS akan mengeluarkan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran pemilu penggunaan mobil plat merah saat kampanye oleh Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT, Benny Litelnoni, Selasa (17/4/2018) esok.

Sebelumnya, Cawagub NTT, Benny Litelnoni mangkir dari panggilan Panwaslih TTS untuk melakukan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Baca: Oknum Pencuri 1.500 Lembar Baju di Toko Alimudin Sudah Ditangkap Polisi, Ini Ancaman Hukumannya

Hal ini diungkapkan Ketua Panwaslih Kabupaten TTS, Melky Fay, saat ditemui Pos- Kupang.Com, Senin (16/4/2018) di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, telah melakukan klarifikasi kepada Panwascam Kuanfatu dan sopir mobil naas yang hangus terbakar, Rudi Maunino. Pihak Panwaslih juga telah melakukan klarifikasi langsung ke Biro Umum Setda NTT dan mengambil data terkait mobil naas tersebut.

Baca: Realisasi KUR di BRI Cabang Kupang Capai Rp 11 Miliar

Selanjutnya, pihak Panwaslih akan melakukan rapat bersama dengan Gakumdu untuk membuat kesimpulan dan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

"Kita akan melakukan rapat dengan Gakumdu untuk membuat kesimpulan berdasarkan hasil klarifikasi dan data yang sudah kita kumpulkan sebelumnya. Dari kesimpulan tersebut kita akan membuat rekomendasi terkait dugaan pelanggaran pemilu. Jika pelanggarannya bersifat administrasi, akan direkomendasikan kepada Bawaslu NTT, sedangkan kalau pelanggarannya menyangkut masalah pidana akan direkomendasikan ke Polres TTS, " kata Melky yang didampingi Demetris Pitae, Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu.

Baca: DWP NTT Gelar Lomba Ini Jelang Hari Kartini, Ini yang Mau Ditunjukkan Perempuan

Ia menjelaskan, dalam pengusutan dugaan pelanggaran tersebut, pihak Panwaslih telah mengirim undangan panggilan klarifikasi untuk Cawagub NTT, Benny Litelnoni langsung ke rumahnya di Soe. Sesuai undangan, waktu klarifikasi hari Jumat (14/4/2018). Namun Cawagub Benny tak memenuhi undangan tersebut. Cawagub Benny malah mengirim tim suksesnya untuk memenuhi undangan tersebut. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help