Kadis Dukcapil TTS Akui Sulit Penuhi Keinginan Presiden Buat e-KTP Satu Jam, Ini Alasannya

Kadis Dukcapil Kabupaten TTS, Samuel Fallo mengaku sulit memenuhi keinginan Presiden Joko Widodo agar pengurusan e-KTP hanya satu jam.

Kadis Dukcapil TTS Akui Sulit Penuhi Keinginan Presiden Buat e-KTP Satu Jam, Ini Alasannya
POS KUPANG/DION KOTA
Samuel Fallo 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten TTS, Samuel Fallo mengaku sulit memenuhi keinginan Presiden Joko Widodo agar pengurusan e-KTP hanya satu jam.

Hal ini disebabkan sistem penunggalan data yang bersifat acak sehingga dibutuhkan waktu yang relatif berbeda untuk setiap pemohon pembuatan e-KTP.

Baca: Panwaslih TTS Segera Keluarkan Rekomendasi Terkait Penggunaan Mobil Plat Merah

Hal ini diungkapkan Samuel kepada Pos- Kupang.Com, Senin (16/4/2017) di ruang kerjanya. Ia mengaku, sistem penunggalan yang dilakukan secara acak oleh komputer server di pusat dibutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk mencetak e-KTP.

Ia memberikan contoh, dari 10 data perekaman yang dikirim ke komputer server untuk dilakukan penunggalan, tidak semua akan dikirim langsung bersamaan. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan waktu pembuatan e-KTP pada pemohon.

Baca: Oknum Pencuri 1.500 Lembar Baju di Toko Alimudin Sudah Ditangkap Polisi, Ini Ancaman Hukumannya

"Apa yang diminta Pak Presiden tentunya kita hormati. Tetapi melihat dari mekanisme di lapangan saya rasa sulit untuk membuat e-KTP hanya dalam waktu jam. Kasus pembuatan e-KTP dalam waktu satu jam mungkin hanya terjadi satu kali dari 1000 pemohon e-KTP. Karena tidak semua data perekaman yang kita kirim untuk dilakukan penunggalan akan langsung dikirim kembali di dalam waktu satu hari. Ada yang satu hari, ada yang dua hari, ada yang satu minggu bahkan ada yang sampai berbulan-bulan baru data penunggalannya dikirim ke kita untuk dicetak. Inilah mengapa ada warga yang urus e-KTP nya cepat, dan ada warga yang urus e-KTP nya lambat," kata Samuel. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help