Heboh! Pria Ini Bilang Gerak Tangan dan Gerak Otak Jokowi Tidak Sinkron Saat Pidato

Heboh! Pria ini bilang gerak tangan dan gerak otak Presiden RI, Jokowi, tidak sinkron saat melakukan pidato.

Kolase/ TribunWow.com
Rocky Gerung dan Presiden Jokowi 

POS-KUPANG.COM - Heboh! Pria ini bilang gerak tangan dan gerak otak Presiden RI, Jokowi, tidak sinkron saat melakukan pidato.

Pria yang memberika analisa itu adalah Dosen Filsafat UI, Rocky Gerung, yang memberikan analisis gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter pribadinya @rockygerung yang diunggah pada Sabtu (7/4/2018).

Mulanya Rocky mengomentari pidato Jokowi saat menghadiri Konvensi Nasional Galang Kemajuan Center atau GK Center di Bogor, Jawa Barat.

Baca: Keren! Mayoritas Output SUPM Kupang Terserap di Pasar Kerja, Apa Alasannya?

Baca: Setelah Videonya Viral, Begini Nasib Wanita yang Menampar Petugas SPBU di Bekasi

Baca: Begini Persiapan SMPK Sint Vianney Soe Guna Menyelenggarakan UNBK Perdana

Baca: Selamat Jalan Pak Mantan Wakil Bupati Ende, Bernardus Gadobani

Saat itu, Jokowi memaparkan kondisi negara, dan menanggapi soal pidato Prabowo yang menyebut Indonesia bubar di tahun 2030 serta segala tudingan yang menyudutkan dirinya.

Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan soal berita dan isu yang menyudutkannya terutama soal PKI dan tenaga asing.

"Pemimpin itu harus tahan banting, harus kerja keras, harus berusaha, jangan berbicara pesimis 2030 bubar, pemimpin itu harus memberikan optimisme pada rakyatnya, pemimpin itu harus memberikan semangat pada rakyatnya, meskipun tantangannya berat, tantangannya tidak gampang" ujar Presiden Jokowi dengan suara lantang dan mengacungkan jarinya keatas.

Setelah itu, Jokowi memberikan tanggapannya soal isu yang menyebut rakyat Indonesia makin susah.

"Memang mungkin ada yang banyak yang berbicara kalau kita pahit, nggak apa-apa pahit, Memang mungkin ada yang banyak yang berbicara kalau kita susah, nggak apa-apa kita susah, tapi kita melihat ada titik terang yang kita tuju, nggak bisa kita manja, nggak bisa kita malas-malas lalu menjadi negara kuat, nggak bisa," ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi memaparkan soal tudingan sekelompok orang yang menyebut dirinya antek-antek asing.

Baca: Warga Indonesia Minta Pemerintah Segera Mengganti Dua Uang Kertas Ini, Kenapa?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved