Biarawati ini Kuatir, Polisi Belum Beritahukan Dimana Keberadaan Tiga Gadis Calon TK yang Tertangkap
Biarawati, Suster Maria YP, Kuatir karena Polisi belum memastikan keberadaan tiga gadis yang tertangkap hendak ke Jakarta itu.
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Servatinus Mammilianus
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Biarawati, Suster Maria YP, aktifis JPIC Flores Barat Kuatir karena Polisi belum memastikan keberadaan tiga gadis yang tertangkap hendak ke Jakarta itu.
Aktivis JPIC Flores Barat yang juga dari Rumah Singgah Perlindungan Perempuan dan Anak Labuan Bajo, ini mengaku telah menyampaikan keinginannya ke pihak Polres Mabar untuk bisa bertemu langsung dengan tiga orang gadis asal Manggarai Timur (Matim) yang hendak dibernagkatkan ke Jakarta, Kamis (5/4/2018) lalu.
Baca: Biarawati Ini Dukung Polres Mabar Usut Perekrutan Tiga Gadis
Baca: Kenapa Pendemo Trafficking Menyasar Tugu Meriam di Kantor Gubernur NTT, Ini Jawabannya!
Baca: Warga NTT dan Keluarga Korban Traffciking Usung dan Bawa Peti Mati ke Kantor-Kantor Ini
Baca: Inilah Macam-macam Tipe Perselingkuhan, Sadar Tidak sadar Kamu Juga Melakukannya
"Saya ingin bertemu dengan mereka. Saya sudah tanya ke kepolisian di mana tiga orang itu inap di Labuan Bajo tetapi dijelaskan bahwa besok (Jumat, Red) saja saya bertemu mereka. Saya minta nomor telepon dari salah satu gadis itu, tetapi saya dijelaskan bahwa mereka tidak punya handphone," kata Yosephina.
Kamis malam itu, Suster Yosephina tidak berhasil bertemu tiga gadis tersebut. Bahkan dia tidak diberi tahu di daerah mana ketiga gadis itu inap di kota Labuan Bajo.
Menurutnya, semua pihak perlu kwatir dengan tenaga kerja wanita yang berangkat ke kota dari desa apalagi masih gadis.
Dia berharap kepolisian harus menjamin bahwa tiga gadis itu benar-benar bekerja seperti yang dijanjikan perusahan perekrutnya.(*)