MANTAP! Kades Bangka Pau Alokasikan Dana Desa Bantu Usaha Minyak Cengkeh

Minimal warga dilatih dan dibantu alat pembuatan minyak cengkeh menggunakan mesin

MANTAP! Kades Bangka Pau Alokasikan Dana Desa Bantu Usaha Minyak Cengkeh
ISTIMEWA
ILUSTRASI MINYAK CENGKEH 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com,Aris Ninu

POS KUPANG.COM|BORONG - Kades Bangka Pau, Hironimus Pengko mengaku pihaknya sejak tahun 2015-2018 selalu mengalokasikan dana desa guna membantu usaha warga di Desa Bangka Pau, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Bantuan tersebut guna mendorong adanya kemajuan usaha warga dalam rangka meningkatkan ekonomi warga melalui kelompok usaha.

Kepada Pos Kupang.Com di Kantor Desa Bangka Pau, Selasa (13/3/2018) pagi, Pengko menjelaskan, tahun 2018 ini ada bantuan dana desa pada usaha pembuatan minyak cengkeh oleh kelompok Sumber Hidup milik Frans Lau.

Baca: Penjelasan RSUD Atambua Soal Tolak Pasien Anak, Ternyata Karena Hal Ini

Kades Bangka Pau,Hironimus Pengko
Kades Bangka Pau,Hironimus Pengko (POS KUPANG/ARIS NINU)

"Kelompok ini sudah lima tahun membuat minyak cengkeh. Kami akan bantu Rp 10 juta menggunakan dana desa. Kelompok masih mengolah daun cengkeh kering lalu dijadikan minyak.

Minyak cengkehnya masih mentah lalu dikirim dalam kemasan jeriken ke Lombok. Jadi  dijadikan minyak lalu kemasannya dibuat di Lombok.

Usaha ini yang akan kami usulkan agar mendapat perhatian dari Pemkab Matim.

Minimal warga dilatih dan dibantu alat pembuatan minyak cengkeh menggunakan mesin. Kasihan kan bahannya dari sini tapi kemasannya dibuat orang lain,"ujar Pengko.

Baca: ASTAGA! Tiga Proyek Tahun 2017 di Sikka Tak Rampung Tapi Dilaporkan 100 Persen

POHON CENGKEH
POHON CENGKEH (ISTIMEWA)

Ia menjelaskan, kelompok minyak cengkeh pernah mengalami musibah kebakaran lalu sekarang dirintis lagi oleh Frans Lau yang akan diperhatikan desa.

Selain bantuan kepada kelompok minyak cengkeh, Pengko menyebutkan, tahun 2015 ada bantuan kepada kelompok tahu tempe, 2016 kepada kelompok tenun ikat dan 2017 kelompok pupuk bokasih.

"Selain fisik dana desa untuk pemberdayaan juga kami perhatikan,"ujar Pengko. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help