Pilkada Sikka

Calon Bupati Sikka Aleks dan Stef Datangi Pasar Alok, Penjual Keluhkan Jualan di Terik Matahari

Ketika hujan dan panas, barang jualan dipindahkan atau dimasukan di dalam karung atau bakul.

Calon Bupati Sikka Aleks  dan  Stef Datangi Pasar Alok, Penjual Keluhkan Jualan di Terik Matahari
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Calon Bupati Sikka, Drs.Aleks Longginus melakukan dialog dengan mama-mama penjual di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores,Selasa (13/3/2018). 

Laporan wartawan pos kupang.com, Eginius  Mo’a

POS KUPANG.COM|MAUMERE- Calon  Bupati  dan  Wakil Bupati  Sikka, Drs. Aleks  Longginus dan  Stefanus  Say, Selasa  (13/3/2018)  siang menemui penjual di Pasar  Alok,  Kota Maumere,  Pulau  Flores.

Kepada  Aleks  dan  Stef, kebanyakan penjual  datang dari  kampung-kampung mengeluhkan  tidak mendapat tempat di dalam bangunan  menggelar  jualan.

Mereka menempati  emparan kios atau tempat-tempat  terbuka  dan   beralas  karung plastik di bawah terik matahari.

Baca: Warga Diminta Jangan Membuang Sampah di Pinggir Jalan Menuju Pantai Nihiwatu

Elisabeth  Semi, warga  Bolawolon,  Kecamatan Kangae mengharapkan  bila kelak  dipilih  rakyat  Sikka, Aleks dan  Stef memperhatikan nasib pedang   dari kampung-kampung.

“Pak Aleks, kalau  nanti sudah  terpilih, tolong perhatikan nasib kami.  Kadang kami diusir  petugas pasar. Mereka  hanya  tahu pungut karcis  tapi tidak bisa perhatikan tempat jualan.

Kenapa orang lain bisa  dapat  tempat  di  dalam rumah,  lantai  semen dan keramik, sedangkan kami  tidak,”  ujar  Elisabeth.

Baca: Ketua DPRD Kabupaten Kupang Fasilitasi Pembuatan E-KTP untuk Warga Pulau Kera

Elisabeth mengakui hampir semua pedagang  dari   kampung-kampng  yang  menjual hasil bumi  pada hari  hari  Selasa,  kebagian  tempat  di  di  tanah kosong dan sisi-sisi kios.

Ketika  hujan dan panas,  barang jualan dipindahkan atau dimasukan di   dalam  karung atau  bakul.

Baca: Buka Musrenbangcam Oebobo, Wakil Walikota Kupang Bilang Perencanaan Ibarat Nafas

“Kami tidak diberi tempat yang layak.  Kami juga punya  hak yang sama  menjual di dalam  pasar. 

Tolong disediakan  tempat khusus  buat kami  dari  kampung-kampung,” saran  Elisabeth. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help