Gawat! Warga Kota Kupang Lebih Suka Membeli Garam Lokal Tak Beryodium

Jika membeli garam yodium maka merek yang dicari adalah Kapal yang harganya lebih mahal dari garam yodium produk Lokal.

Gawat! Warga Kota Kupang Lebih Suka Membeli Garam Lokal Tak Beryodium
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Meri saat jualan di meja jualannya di pasar Oebobo, Rabu (7/3/2018) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Hermina Pello

POS KUPANG.COM, KUPANG - Masih banyak warga Kota Kupang yang tidak suka membeli garam yodium, mereka lebih menyukai garam lokal tanpa yodium.

Jika membeli garam yodium maka merek yang dicari adalah Kapal yang harganya lebih mahal dari garam yodium produk Lokal.

Beberapa pedagang yang ditemui secara terpisah di pasar Oebobo dan Pasar Kasih di antaranya Nur, Meri Maneleus, Rini dan Ina.

Baca: Kasihan, Pohon Kusambi dan Faloak Saksi Bisu Derita Anak-anak SDN Tenau Kupang

Nur mengatakan harga garam lokal satu plastik Rp 5000. "Saya membeli garam Oebelo dengan harga Rp 10 ribu lalu dibagi tiga dan dijual Rp 5000 per plastik. cukup banyak juga yang membeli garam Oebelo," kata Nur.

Sementara Meri Maneleus mengungkapkan banyak yang membeli garam lokal tanpa yodium dibandingkan dengan garam yodium.

"Di sini ada garam yodium merek mutiara produk dari Maulafa, dan ada juga garam cap Kapal. Sedangkan garam dari sabu tidak ada di sini," kata Meri.

Baca: Warga Hadang Pemasangan Gardu Listrik, Ini Tindakan Camat dan Kapolsek Cibal Manggarai

Dia menambahkan meski garam cap Kapal lebih mahal tapi orang lebih memilih garam cap Kapal dibandingkan dengan mutiara.

Di tempat lainnya kata Rini, ada juga garam cap lumbung garam tapi kurang laku dibandingkan dengan cap Kapal.

"Mungkin karena cap Kapal lebih halus dan lebih putih," katanya. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved