PosKupang/

Simpang Lima Bandara Ende Jadi Langganan Genangan Air Karena Alasan Ini

Meskipun gorong-gorong di simpang lima Ende sudah dibersihkan ternyata genangan air masih terjadi

Simpang Lima Bandara Ende Jadi Langganan Genangan Air Karena Alasan Ini
Pos Kupang/Romualdus Pius
Genangan air di simpang lima bandara Ende 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Area Simpang Lima Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende kerap menjadi langganan genangan air sehingga menyulitkan para pengguna jalan utamanya pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor.

Pantuan Pos Kupang, Minggu (7/1/2018) tak kala hujan lebat mengguyur Kota Ende membuat area simpang Lima Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende dipenuhi genangan air.

Kondisi yang sama juga kerap kali terjadi ketika hujan dalam beberapa waktu lalu yang juga membuat area simpang lima Bandara Ende juga digenangi air.

Warga Kota Ende,Marselinus Seli mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan kondisi di Simpang Lima Bandara Ende yang kerap menjadi langganan genangan air saat hujan turun.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar pemerintah mencari solusi sehingga air hujan tidak lagi menggenangi bahu jalan di area simpang Lima Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Menurut Marsel, kondisi di simpang Lima Bandara Ende yang kerap digenangi air bukan hal baru. Ia diharapkan kepada pemerintah bisa mencari solusi sehingga air hujan tidak lagi menggenangi bahu jalan di area Simpang Lima Bandara Ende.

Marsel mengatakan dengan adanya genangan air di Simpang Lima Bandara Ende membuat kondisi jalan menjadi sulit untuk dilewati pengguna jalan terutama pejalan kaki maupun pengendara roda dua.

Kepala Dinas PU Kabupaten Ende, Frans Lewang mengatakan bahwa sebenarnya pemerintah telah membersihkan gorong-gorong yang ada di Simpang Lima Bandara Ende guna mempermudah aliran air namun demikian air masih meluap ke bahu jalan dikarenakan adanya material sampah yang ada di sepanjang dranase utamanya dari Jalan Kelimutu maupun Jalan El Tari.

Pihaknya mengharapkan kepada warga agar tidak membuang sampah ke drainase juga material bangunan.

"Beberapa waktu lalu baru kami bersihkan namun masih ada luapan air karena ada material seperti batu maupun pasir bahkan semen yang ada di drainase," kata Frans.

Material itu disinyalir berasal dari warga yang sedang membangun gedung di sepanjang jalan Kelimutu.

"Kalau ada material seperti pasir yang jatuh kedalam drainase tentu membuat drainase menjadi tersumbat dan ketika hujan turun air akan meluap ke jalan seperti yang terjadi di Simpang Lima Bandara Ende," kata Frans.

Pantuan Pos Kupang, Minggu (7/1/2018) terlihat air menggenangi simpang lima Bandara Ende sehingga menyulitkan pengguna jalan untuk lewat. (*)

Penulis: Romoaldus Pius
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help