Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Desa Baudaok-Belu Tahun 2016 dan 2017

Menurut Kapolres, pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap kasus yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Desa Baudaok-Belu Tahun 2016 dan 2017
POS KUPANG/EDY BAU
Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Edy Bau

POS KUPANG.COM | ATAMBUA — Dugaan adanya penyalahgunaan dana desa di Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, sejak tahun 2015 mendapat respons dari pihak kepolisian.

Informasi dari masyarakat bahwa telah ada tim dari unit tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Belu yang datang ke desa untuk melakukan penyelidikan dibenarkan oleh Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan.

Menurut Kapolres, pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap kasus yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

Inilah Gedung PAUD di Desa Baudaok yang dikerjakan sejak tahun 2016 namun belum tuntas. Gambar diambil, Selasa (19/12/2017) lalu.
Inilah Gedung PAUD di Desa Baudaok yang dikerjakan sejak tahun 2016 namun belum tuntas. Gambar diambil, Selasa (19/12/2017) lalu. (POS KUPANG/EDY BAU)

Karena sedang dilakukan penyelidikan, maka belum bisa diungkap ke publik.

“Ya, masih kita dalami,” jawab Kapolres Belu, Yandri Irsan saat dihubungi Pos Kupang, Rabu (3/1/2018).

Sebelumnya diberitakan, ada sejumlah program yang dibiayai dana desa di Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, namun tidak terealisasi sejak tahun 2015.

Hal ini memunculkan tanda tanya dan dugaan dana desa tersebut sudah diselewengkan.

Dugaan penyalahgunaan dana desa pada masa kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Robertus Ulu ini bahkan telah dilaporkan ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Belu.

Tokoh masyarakat Desa Baudaok, Karolus Besin dan Leonardus Bele Bau kepada Pos Kupang di Baudaok, Selasa (19/20/2017), mengatakan, dugaan adanya penyelewengan itu berdasarkan sejumlah program yang tidak terealisasi.

Halaman
123
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help