PosKupang/

Pemda Nagekeo Targetkan Satu Tahun RSD Aeramo Naik Status ke Tipe C

Saat ini RSD Aeramo hanya berstatus Tipe D Pratama dan gagal menjadi RS tipe C karena keterbatasan dokter ahli dan fasilitas pendukung.

Pemda Nagekeo Targetkan Satu Tahun RSD Aeramo Naik Status ke Tipe C
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Bupati Nagekeo, Elias (kedua dari kiri) didampingi Wakil Bupati Nagekeo, Paulinus F. Nuwa Veto (kedua dari kanan), Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, drg. Elya Dewi (paling kanan) dan Kepala Seksi Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Nyoman Saniambara memberikan keterangan pers kepada media terkait rencana Launching RSD Aeramo-Nagekeo yang akan berlangsung Jumat (8/12/2017). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | MBAY - Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo menargetkan Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo nail ke tipe C dalam waktu satu tahun setelah peresmian yang menurut rencana akan dilakukan, Jumat (8/12/2017).

Saat ini RSD Aeramo hanya berstatus Tipe D Pratama dan gagal menjadi RS tipe C karena keterbatasan dokter ahli dan fasilitas pendukung.

Target itu disampaikan Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam jumpa pers di Lobi Gedung RSD Aeramo, Kamis (7/12/2017).

Baca: Dibangun pada Tahun 1980, Jembatan Oeteta di Sulamu Terancam Roboh

Elias yang saat itu hadir bersama Wakil Bupati Nagekeo, Paulinus Y Nuwa Veto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, drg. Elya Dewa dan Kepala Seksi Rujukan Dinas Kesehatan Propinai NTT, Nyoman Saniambara, mengatakan, target RPJMD Kabupaten Nagekeo memang RSD Aeramo harus tipe C.

Namun secara teknis, kata Elias, ternyata tidak memenuhi syarat.

Karena itu, lanjut, Elias, RSD Aeramo akan dimulai dengan tipe D Pratama.

"Setelah saya berkonsultasi dengan Kadis Kesehatan Nagekeo, ternyata RSD Aeramo tidak bisa tipe C karena beberapa keterbatasan. Salah satunya, dokter ahli. Kita baru memiliki dokter ahli bedah dan pendukung, dokter anestesi. Sementara syarat RS type C harus memiliki empat dokter spesialis dasar yakni Ahli kandungan, dokter anak, dokter bedah dan ahli penyakit dalam," kata Elias.

Baca: Staf Ahli Menteri Sosialisasi Dana Desa di Sumba Timur, Tahun 2018 Ada Perubahan Alokasi

Halaman
123
Penulis: Adiana Ahma
Editor: agustinus_sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help