PosKupang/

David Lusi Kesal Dengan Polisi di TTU Lantaran Alasan Ini

Kasus penganiayaan yang melibat sejumlah oknum di Kefamenanu berbuntut panjang. orangtua korban mengatakan hal ini

David Lusi Kesal Dengan Polisi di TTU Lantaran Alasan Ini
Pos Kupang/Teni Jenahas
David Lusi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Ayah korban penganiayaan, David Lusi mengaku kesal dengan penyidik Polres TTU karena tidak menahan pelaku penganiayaan terhadap anaknya, Joi Lusi (21).

Joi Lusi diduga dianiaya oleh YN, LN, SN dan HM, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 21.00 Wita. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami sakit hingga saat ini.

Ayah korban, David Lusi mengatakan hal itu kepada wartawan di Mapolres TTU, Selasa (28/11/2017).

Menurut David, pelaku dan keluarga sudah berusaha untuk meminta damai dengan korban dan keluarga.

Namun David sebagai ayah korban belum menerima proses perdamaian karena kondisi anaknya masih sakit.

"Saya belum terima damai karena anak saya masih sakit. Dia tidak bisa bangun sampai tidak bisa pergi ke kampus. Anak saya masih butuh perawatan. Saya sudah keluar uang banyak untuk rawat anak saya," ujarnya.

David mengatakan, hari itu ia datang ke Polres TTU untuk menanyakan perkembangan penyelidikan kasus yang menimpa anaknya. Sebab polisi belum mengamankan pelaku penganiayaan.

Saat dirinya menanyakan perkembangan penyelidikan di polisi, malah pelaku mengancam untuk memukul David Lusi.

Pelaku mengancam dirinya karena pelaku menilai ia tidak ingin berdamai.

Menurut David, dirinya belum menerima permintaan damai dari pelaku karena anaknya masih kondisi sakit.

Hasil rontgen dari dokter menunjukan korban mengalami luka di dada sehingga membutuhkan perawatan intensif.

Untuk kesembuhan anaknya, David harus mengeluarkan uang tidak sedikit. Apalagi pemeriksaan anaknya langsung ditangani dokter ahli.

Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Nyoman Gede Arya yang dikonfirmasi Pos Kupang melalui pesan WA belum memberikan penjelasan. (*)

Penulis: Teni Jehanas
Editor: marsel_ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help