Tidak Hanya Menikmati Alam Sumba Timur, Wisatawan Jepang juga Belajar Buat Kue Cucur
Toshihiro Yoneyama, Mami Koga, Jun Kanda dan Taishi Habu merupakan empat orang wisawan mancanegara dari Jepang yang ingin belajar proses pembuatan kue
Penulis: John Taena | Editor: Alfred Dama
Laporan wartawan Pos Kupang, John Taena
POS KUPANG.COM, WAINGAPU-- Toshihiro Yoneyama, Mami Koga, Jun Kanda dan Taishi Habu merupakan empat orang wisawan mancanegara dari Jepang yang ingin belajar proses pembuatan kue cucur.
Akibatnya mereka mengunjungi para pengrajin di Desa Maujawa, Kecamatan Pandawai, Sumb Timur. Pemandu para wisatawan mancanegara itu, Heinrich Dengi, kepada Pos Kupang.com, di Desa Maujawa, kecamatan setempat, Jumat (10/3/2017) menjelaskan, kue cucur memiliki daya tarik tersendiri.

Hal ini terlihat dari niat empat orang wisatawan mancanegara yang mengunjungi daerah itu untuk belajar membuat kue cucur.
"Pertanyaannya kalau tidak memiliki daya tarik, kenapa ada orang yang jauh-jauh dari Jepang ke sini untuk belajar?" katanya. Para wisatawan itu, lanjutnya, akan berada di Sumba Timur selama satu pekan.
"Mereka tiba di Waingapu kemarin hari Rabu (8/3/2017,red). Rencananya selama satu minggu di sini mau belajar buat kue cucur," jelas Dengi.
Selain belajar proses pembuatan kue cucur, tambahnya, para wisatawan juga belajar membuat gula Sabu. "Bukan hanya kue cucur tapi proses pembuatan gula Sabu juga mereka pelajari," tandasnya.*