Selebrasi Piala Dunia di NTT
Kelimbape
Berselang tiga jam kemudian, Lionel Messi seolah memberi tahu sang penerus bahwa usia bukan halangan
Penulis: Dion DB Putra | Editor: Edi Hayong
*****
Jujur mesti beta katakan bahwa cerita lumayan panjang tentang "wolo" hingga "mbape" di atas sesungguhnya tidak ada hubungan lurusnya dengan Kylian Mbappe, sang megabintang sepak bola asal Prancis. Semata cuma kemiripan bunyi yang menginspirasi.
Tapi yang bisa beta yakinkan tuan dan puan adalah nama harum Kylian Mbappe terdengar sampai ke Kelimbape, Kelisamba hingga Kelisoke di Ende.
Delapan tahun lalu di Rusia, Kylian Mbappé datang ke Piala Dunia sebagai seorang jenius. Ia adalah anak muda dengan kecepatan luar biasa yang menyamai rekor yang pernah dibuat Pele, legenda Brasilia.
Empat tahun kemudian, Mbappe kembali ke Piala Dunia di Qatar sebagai penerus Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dia meneror pertahanan lawan sepanjang turnamen dan mencetak hat-trick di final. Dia meraih Sepatu Emas (Golden Boot).
Hari ini Rabu 17 Juni 2026, Kylian Mbappe telah melampaui Just Fontaine, dan hanya terpaut dua gol dari Miroslav Klose dan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Dia hanya butuh delapan tahun untuk mendekati sang maestro bola, Messi.
Lionel Messi dan Mbappe adalah dua pemain aktif dalam daftar tersebut dan tak terhindarkan bahwa salah satu, atau bahkan keduanya, akan menduduki puncak daftar di akhir turnamen.
Hari ini Mbappe dan Messi memperlihatkan kepiawaiannya mereka di rumput hijau. Kylian Mbappe mencetak dua gol ketika Prancis mengalahkan Senegal 3-1 di Grup I Piala Dunia 2026.
Proses terciptanya kedua gol mirip. Kylian Mbappe hanya butuh dua sentuhan untuk menaklukkan kiper Senegal lewat tembakan jitu mematikan.
Berselang tiga jam kemudian, Lionel Messi seolah memberi tahu sang penerus bahwa usia bukan halangan.
Messi dalam usia 38 tahun sukses mencetak hat-trick ke gawang Aljazair. Hasil manis Argentina memulai kampanye agung mempertahankan trofi World Cup.
Piala Dunia 2026 mungkin yang terakhir bagi Messi. Tapi dunia telah memiliki bintang baru, Kylian Mbappe (27).
Pemain kelahiran 20 Desember 1998 itu diakui sebagai pemain terbaik di dunia berkat kombinasi fisik dan tekniknya yang mematikan. Mbappe memiliki akselerasi dan kecepatan lari yang eksplosif. Pernah tercatat hingga 35,3 km per jam.
Kecepatan itu memungkinkannya untuk melewati bek lawan dengan mudah dan memenangkan situasi satu lawan satu. Sebagai striker, Mbappe adalah ujung tombak mematikan di depan gawang musuh.
Dia memiliki akurasi tendangan yang kuat dengan kedua kakinya, serta ketenangan saat berada di dalam kotak penalti. Ihwal menggiring bola, Mbappe sangat lincah dengan trik dribel aduhai.
Kelincahan disertai kekuatan fisik membuatnya sulit dihentikan lawan meski dalam ruang sempit. Mbappe juga memiliki pergerakan tanpa bola yang pintar, serta visi yang baik untuk memberikan assist kepada rekan setimnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-bola-sepak-02.jpg)