Selebrasi Piala Dunia di NTT
Hasil Piala Dunia 2026, Elfrid Saneh Senang Prancis Balas Kekalahannya dari Senegal
Kemenangan 3-1 Timnas Prancis atas Senegal menunjukkan kelas dan kualitas individu pemain bintang,
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
Ringkasan Berita:
- Fans Timnas Prancis di Kupang, Provinsi NTT, Elfrid Veisal Saneh meluapkan kegembiraannya
- Kemenangan 3-1 Timnas Prancis atas Senegal menunjukkan kelas dan kualitas individu pemain bintang
- Prancis tampil sangat dominan dalam penguasaan bola pada 45 menit pertama
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Fans Timnas Prancis di Kupang, Provinsi NTT, Elfrid Veisal Saneh meluapkan kegembiraannya dengan hasil positif yang diraih tim kebanggaannya atas Senegal pada Rabu (17/6/2026) dini hari.
Kemenangan 3-1 Timnas Prancis atas Senegal menunjukkan kelas dan kualitas individu pemain bintang, dikombinasikan dengan fleksibilitas taktis di babak kedua, menjadi kunci keunggulan Prancis atas Senegal.
"Kemenangan ini menurut saya sekaligus menghapus memori kelam kekalahan historis mereka dari Senegal di Piala Dunia 2002 silam," jelas aktivis Yayasan CIS Timor ini.
Menurutnya, Prancis tampil sangat dominan dalam penguasaan bola pada 45 menit pertama, namun mereka mengalami kebuntuan kreativitas.
Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise kesulitan mencari ruang tembak yang bersih karena organisasi lini belakang Senegal yang sangat disiplin dan rapat.
Tanpa banyak peluang berbahaya dari Prancis. Di awal-awal laga, aliran bola dari lini tengah ke depan cenderung monoton dan mudah dipatahkan oleh gelandang-gelandang bertenaga milik Senegal.
Prancis yang bermain dengan garis pertahanan tinggi kerap kewalahan saat Senegal melakukan transisi cepat.
Walaupun menang kerentanan mereka terhadap taktik counter-attack cepat serta kesulitan menghadapi tim berblok pertahanan rendah menjadi catatan penting bagi Didier Deschamps untuk laga-laga berikutnya di Piala Dunia 2026.
Untuk diketahui Kylian Mbappe mencetak dwigol brilian untuk mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis dengan koleksi 58 gol, mengiringi langkah awal Les Bleus di Piala Dunia 2026 lewat kemenangan mendebarkan atas Senegal.
Sepasang gol dari kapten Prancis tersebut memastikan tidak adanya ulangan memori kelam saat kalah dari tim asal Afrika Barat itu pada edisi 2002 - yang merupakan satu-satunya kekalahan Les Bleus di laga pembuka dalam delapan partisipasi terakhir mereka di turnamen akbar ini - sekaligus melengkapi performa babak kedua yang jauh lebih impresif dari pemilik dua gelar juara dunia tersebut.
Padahal, pasukan Pape Thiaw-lah yang memberikan ancaman berbahaya terlebih dahulu di New York New Jersey Stadium.
Nicolas Jackson mendapati peluangnya gagal berbuah gol setelah tembakannya yang sukses menaklukkan Mike Maignan justru memantul secara tidak beruntung mengenai tiang dan sang penjaga gawang.
Ketika ia akhirnya berhasil menceploskan bola, gol tersebut dianulir karena Jackson sudah berdiri dalam posisi offside. Ismaila Sarr juga menyia-nyiakan peluang emas setelah tembakannya melambung di atas mistar.
Akan tetapi, tembakan peringatan dari Desire Doue sesaat setelah jeda menjadi sinyal kebangkitan armada Prancis. Michael Olise dan Mbappe bergantian memaksa Edouard Mendy melakukan penyelamatan gemilang.
Visi permainan yang jeli dari Olise akhirnya membuahkan asis matang untuk Mbappe, yang dengan dingin menaklukkan Mendy sekaligus menyamai rekor 57 gol milik Olivier Giroud bersama Prancis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Fans-Timnas-Prancis-di-Kupang-senang-hasil-Piala-Dunia.jpg)