Selebrasi Piala Dunia di NTT
Alfons Theodorus Tetap Setia pada Argentina: Sulit Juara Lagi, Tapi Hati Tetap Albiceleste
Menurutnya, negara-negara Asia berpotensi memberikan warna baru dalam persaingan menuju fase akhir turnamen.
Ringkasan Berita:
- Sekretaris Umum KONI NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., ternyata memiliki perhatian besar terhadap perhelatan Piala Dunia 2026
- Tetap setia pada Argentina dan hati tetap Albiceleste
- Negara-negara Asia berpotensi memberikan warna baru dalam persaingan menuju fase akhir turnamen.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Onong Boro
POS-KUPANG.COM, KUPANG — Di tengah kesibukannya membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI NTT di Hotel Naka Kupang, Jumat (12/6/2026), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur sekaligus Sekretaris Umum KONI NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., ternyata memiliki perhatian besar terhadap perhelatan Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Saat diwawancarai Reporter POS-KUPANG.COM usai membuka Musprov PBSI NTT, Alfons secara terbuka mengaku tetap menjagokan Argentina sebagai tim favoritnya, meski menyadari jalan Tim Tango untuk mempertahankan gelar juara dunia tidak akan mudah.
"Saya dari dulu idolanya sama Argentina," ujar Alfons sambil tersenyum.
Meski demikian, ia mengakui bahwa mempertahankan gelar juara dunia secara beruntun merupakan tantangan yang sangat berat dalam sepak bola modern.
Baca juga: OPINI : Piala Dunia 2026 Bisa Menjadi Panggung Lahirnya Juara Baru
"Tapi fenomena juara berturut-turut agak sulit untuk dimenangkan kembali. Kalau ditanya dukung siapa, saya tetap mendukung Argentina walaupun sulit untuk menang berturut-turut di Piala Dunia," katanya.
Pernyataan Alfons cukup beralasan. Argentina datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan setelah sukses meraih gelar ketiga mereka pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Tim asuhan Lionel Scaloni masih diperkuat sejumlah pemain kunci seperti Lionel Messi, Emiliano Martinez, Cristian Romero, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, hingga Julian Alvarez yang menjadi tulang punggung skuad Albiceleste. Argentina juga membawa kombinasi pemain senior dan talenta muda yang membuat mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia.
Namun bagi Alfons, Piala Dunia selalu menghadirkan kejutan. Karena itu, ia berharap turnamen edisi 2026 tidak hanya didominasi negara-negara tradisional kuat dari Amerika Selatan dan Eropa.
Menurutnya, negara-negara Asia berpotensi memberikan warna baru dalam persaingan menuju fase akhir turnamen.
"Pertandingan jam 10 tadi Korea Selatan bertemu Ceko. Tim-tim Asia pasti bisa memberi kejutan," ujarnya merujuk kemenangan Korea Selatan atas Republik Ceko pada laga Grup A Piala Dunia 2026.
Alfons bahkan optimistis peluang wakil Asia menembus babak empat besar bukan sesuatu yang mustahil.
"Kalau empat besar nanti, bukan tidak mungkin ada tim dari Asia," katanya.
Optimisme itu muncul seiring meningkatnya kualitas sepak bola Asia dalam beberapa tahun terakhir. Jepang dan Korea Selatan dinilai memiliki sistem pembinaan yang semakin maju, kompetisi domestik yang kompetitif, serta banyak pemain yang berkarier di liga-liga elite Eropa.
Kemenangan Korea Selatan atas Republik Ceko pada laga pembuka Grup A menjadi salah satu sinyal bahwa wakil Asia siap bersaing dengan negara-negara besar dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketua-bpd-hpji-provinsi-ntt-dr-ir-alfonsus-theodorus-mt-pinjam-uang-solusi-percepat-bangun-jalan.jpg)