Selebrasi Piala Dunia di NTT
Elfrid Veisal Saneh: Prancis Siap Mengobati Luka Lama di Final Piala Dunia 2022
Motivasi untuk memberikan kado perpisahan termanis tentu menjadi pelecut semangat yang luar biasa bagi seluruh tim.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
Ringkasan Berita:
- Sosok penggila bola dari Kabupaten Kupang, Provinsi NTT Elfrid Veisal Saneh paten memilih Timnas Prancis
- Seperti diketahui, ajang empat tahunan ini mulai bergulir dimana tiga negara sebagai penyelenggara
- Piala Dunia 2026 kali ini Timnas Prancis akan membalaskan kekalahan final mereka di 2022 lalu
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Sosok penggila bola dari Kabupaten Kupang, Provinsi NTT Elfrid Veisal Saneh paten memilih Timnas Prancis sebagai jagoan di ajang Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui, ajang empat tahunan ini mulai bergulir dimana tiga negara sebagai penyelenggara yakni Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Alasan utama Elfrid Veisal Saneh memilih Timnas Prancis karena memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Piala Dunia 2026 kali ini Timnas Prancis akan membalaskan kekalahan final mereka di 2022 lalu.
Selain itu diprediksi akan menjadi panggung terakhir Didier Deschamps bersama Prancis sebelum posisinya kemungkinan besar digantikan oleh Zinedine Zidane.
Motivasi untuk memberikan kado perpisahan termanis tentu menjadi pelecut semangat yang luar biasa bagi seluruh tim.
Di balik lini serang yang tajam, lini belakang Les Bleus yang dikomandoi oleh Dayot Upamecano dan William Saliba serta kiper Mike Maignan sangat keren.
Michael Olise salah satu kreator serangan. Dua pemain Muda Désiré Doué & Warren Zaïre-Emery memiliki kecepatan, dan energi baru di lini tengah dan sayap yang membuat transisi bermain Perancis sangat dinamis.
Terakhir menurutnya, Timnas Prancis memiliki kedalaman skuad yang lumayan mewah di semua lini, terutama di sektor penyerangan. Jika ada pemain utama yang cedera, kualitas pemain penggantinya hampir setara.
Seperti diketahui, pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps telah mengumumkan skuadnya untuk Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Didier Deschamps telah memilih 26 pemain dalam skuadnya untuk menghadapi Irak, Norwegia, dan Senegal di Grup I.
Pemilihan skuad ini berdasarkan analisa sang juru taktik setelah melihat proses yang dijalani pemain selama mengikuti turnamen baik di Eropa maupun Amerika.
Menurutnya penentuan ini tentu saja ada ekspektasi dan tuntutan. Jika Prancis berada di posisi ini sekarang, itu karena pemainnya telah memenangkan banyak pertandingan.
"Bahwa kami termasuk di antara favorit adalah hal yang wajar, tetapi ada tim lain juga. Saya bisa menyebutkan enam atau tujuh tim. Ini adalah Piala Dunia, kompetisi terbesar dari semuanya. Tim-tim terbaik ada di sana," jelas Didier.
Meskipun tidak banyak ketegangan atau misteri seputar pilihan Deschamps — yang akan memimpin Les Bleus di final Piala Dunia FIFA ketiganya secara berturut-turut — beberapa posisi masih menimbulkan ketidakpastian, terutama peran kiper pilihan ketiga.
Pada akhirnya, kiper RC Lens berusia 21 tahun, Robin Risser – yang baru-baru ini terpilih sebagai kiper terbaik Ligue 1 di UNFP Awards – terpilih di belakang duet tak terkalahkan Mike Maignan dan Brice Samba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ketua-FPRB-Kabupaten-Kupang-Elfrid-Saneh-soroti-kematian-remaja-di-Kali-Manikin.jpg)