NTT Terkini
Dirut PIP Tekankan Pentingnya Digitalisasi dan Ekspor bagi UMKM NTT
Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Ismed Saputra, sebut pentingnya digitalisasi dan ekspor bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Apolonia Matilde
Ismed Saputra mengungkapkan, PIP saat ini memiliki dua produk pembiayaan utama, yakni Ultra Mikro (UMi) dengan plafon maksimal Rp20 juta dan UMi Pro hingga Rp100 juta. Penyaluran pembiayaan dilakukan melalui lembaga penyalur yang telah bekerja sama dengan PIP.
“Kami membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah yang telah membangun ekosistem usaha lengkap dengan off-taker atau mitra penampung hasil produksi. Dalam skema ini, suku bunga pinjaman kepada debitur dapat ditekan hingga maksimal empat persen sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Di NTT sendiri, kata Ismed Saputra, sejumlah lembaga yang menjadi penyalur pembiayaan UMi antara lain PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Pegadaian, serta beberapa koperasi yang memiliki jangkauan layanan hingga ke daerah-daerah.
Selain pembiayaan, lanjut Ismed Saputra, PIP juga aktif menjalankan program pemberdayaan UMKM. Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui pengembangan Kampung Klaster Tenun yang melibatkan sekitar 150 perempuan penenun dalam 11 kelompok.
“Selama dua tahun mereka mendapatkan pelatihan, mulai dari penyediaan alat tenun, mesin jahit obras, peningkatan kualitas produk hingga pendampingan pemasaran. Program seperti ini akan semakin berdampak apabila mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan berbagai pihak lainnya,” pungkas Ismed Saputra. (mey)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Dirut-PIP-Tekankan-Pentingnya-Digitalisasi-dan-Ekspor-bagi-UMKM-NTT.jpg)